TikTok Klaim Latih 8.000 UMKM dan Siapkan Kredit Iklan Rp48 Miliar

Rika Anggraeni
Kamis, 18 Juli 2024 | 06:00 WIB
Ilustrasi tiktok shop/facebook
Ilustrasi tiktok shop/facebook
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — TikTok Indonesia mengeklaim telah melatih 8.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui program Kelas Bisnis UMKM. 

Head of SMB TikTok Indonesia Pandu Nitiseputro menuturkan bahwa nilai ekonomi Indonesia diproyeksikan mampu mencapai US$146 miliar atau sekitar Rp2.537 triliun (asumsi kurs Rp16.145 per dolar AS) pada 2025 mendatang. Adapun pada 2021, nilai ekonomi digital Indonesia yang datang dari UMKM telah mencapai US$70 miliar.

“Untuk mendukung percepatan tersebut [ekonomi digital Indonesia], Maju Bareng TikTok hadir sebagai program untuk membantu mengembangkan bisnis melalui platform seperti TikTok,” kata Pandu dalam acara Kelas Bisnis UMKM Maju Bareng TikTok di Jakarta, Rabu (17/7/2024).

Pandu menyampaikan bahwa program ini berlangsung tiap kuartal, di mana para pelaku UMKM mendapatkan berbagai kelas pelatihan yang berfokus pada peningkatan keterampilan digital untuk memajukan bisnis. 

Tercatat, Kelas Bisnis UMKM #MajuBarengTikTok telah melatih lebih dari 8.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Dalam kelas bisnis ini, Pandu menjelaskan bahwa TikTok menyuguhkan materi pemaparan mulai dari cara live streaming, membuat short video, hingga affiliate.

“Pemaparan mengenai solusi iklan di TikTok yang bisa membantu teman-teman UMKM untuk segera digerakkan dan mendorong perusahaan dan pertumbuhan bisnis terhadap bangsa,” ungkapnya.

Pandu berharap melalui pelatihan ini dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan penjualan melalui fitur-fitur dalam ekosistem TikTok.

Platform social commerce milik ByteDance itu juga berharap kelas bisnis dapat membantu para pelaku UMKM untuk memajukan bisnis mereka di platform online melalui ekosistem TikTok dan solusi iklan TikTok Ads.

Lebih lanjut, Pandu menyatakan bahwa TikTok telah menyediakan kredit iklan senilai total US$3 juta atau Rp48 miliar selama 2023–2025 untuk mendukung UMKM lokal Indonesia. 

Penyaluran kredit iklan ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai komunitas UMKM.

CEO ukmindonesia.id Gilang Ageng memandang bahwa Indonesia memiliki potensi UMKM yang besar dan masih dapat terus digali. Gilang pun meyakini pemenuhan informasi yang tepat, lengkap, dan bermanfaat bisa menuntun UMKM agar terus tumbuh.

Gilang menuturkan bahwa bantuan berupa kredit iklan dari TikTok sangat bermanfaat bagi ukmindonesia.id untuk menjangkau lebih banyak UMKM.

“Kredit iklan ini kami gunakan untuk memberikan edukasi, bimbingan, hingga promosi yang mereka butuhkan untuk mengembangkan bisnis,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rika Anggraeni
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper