Luhut Minta Prabowo Beli Kapal Riset Seharga Rp3,5 triliun, Ini Spesifikasinya

Hendri T. Asworo
Kamis, 16 Mei 2024 | 09:16 WIB
Kapal riset canggih OceanXplorer yang diharapkan Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan dapat dibeli oleh presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto untuk memetakan kekayaan alam laut Indonesia./OceanX
Kapal riset canggih OceanXplorer yang diharapkan Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan dapat dibeli oleh presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto untuk memetakan kekayaan alam laut Indonesia./OceanX
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi masukan kepada Prabowo Subianto, presiden terpilih 2024-2029, untuk membeli kapal riset canggih seharga Rp3,5 triliun untuk memetakan kekayaan laut dalam hingga potensi bencana.

Menurutnya, Indonesia perlu memiliki kapal riset canggih untuk melakukan eksplorasi. “Saya akan dorong kepada Pak Prabowo biar ini juga menjadi prioritas,” ujar Luhut di sela-sela konferensi pers ekspedisi bersama Indonesia-OceanX seperti dikutip Antara, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (15/5/2024).

Dia mengklaim pemerintah Indonesia memiliki anggaran untuk membeli kapal eksplorasi dengan peralatan canggih tersebut. Seperti diketahui kapal canggih untuk penelitian bernama, OceanXplorer, itu dimiliki oleh lembaga nonprofit OceanX.

Adapun harga satu kapal itu diperkirakan mencapai Rp3,5 triliun. Luhut menyampaikan untuk memiliki kapal riset itu tak harus mewah, tetapi lengkap dengan peralatan canggih.

“Indonesia harus lebih agresif, tidak bisa harus menunggu, masa negara sebesar kita ini tidak punya kapal untuk penelitian,” jelasnya.

Kapal milik lembaga nonprofit itu memiliki peralatan canggih, di antaranya remote operated vehicle (ROV) atau alat yang mampu menyelam di kedalaman hingga 6.000 meter, beserta peneliti/operator di dalamnya, hingga laboratorium.

“Tidak harus membuat kapal itu mewah, tapi dia memiliki teknologi paling mutakhir dan di situ anak-anak muda Indonesia bisa belajar, itu seperti universitas terapung,” katanya.

Namun, Luhut menyarankan, sebelum memiliki kapal itu kerja sama dengan instansi lain, baik dalam dan luar negeri, perlu dilakukan untuk memetakan kekayaan alam hingga di laut dalam serta pemetaan potensi bencana yang berpusat di dasar laut.

Luhut menambahkan lebih dari 70% wilayah Indonesia adalah laut dengan garis pantai mencapai lebih dari 108.000 kilometer dan 17.504 pulau.

Kekayaan laut Indonesia itu pun menyimpan keanekaragaman hayati, perikanan, karbon biru, energi baru terbarukan hingga wilayah laut Indonesia menjadi salah satu jalur perdagangan dunia.

Meski begitu, ujarnya, baru sekitar 19% perairan Indonesia yang sudah dipetakan dan kurang dieksplorasi khususnya laut dalam.

Di wilayah Indonesia memiliki titik perairan dalam di antaranya Palung Jawa dengan kedalaman diperkirakan mencapai 7.180 meter, Laut Banda mencapai 7.440 meter hingga Laut Sulawesi mencapai 6.200 meter.

Tentang Kapal OceanXplorer

Kapal OceanXplorer berada di perairan Indonesia untuk menjalani misi ekspedisi Blue Halo S. Agenda utama ekspedisi itu untuk membantu memetakan potensi kelautan dalam rangka menurunkan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan ketahanan iklim.

Misi OceanX akan berlangsung dari 4 Mei hingga 25 Agustus mendatang. Misi dimulai dari Batam, Kepulauan Riau dan berakhir di Bitung, Sulawesi Utara.

Setelah misinya di Indonesia, OceanX akan melanjutkan pekerjaannya dengan ekspedisi di Malaysia dan negara-negara lain di kawasan ini pada paruh kedua 2024.Tim misi akan melakukan penelitian ilmiah, program pendidikan, dan mengembangkan konten inspiratif yang akan meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap laut, sekaligus mengembangkan kapasitas nasional.

Penelitian mencakup berbagai bidang penting, termasuk investigasi zona megathrust untuk menyempurnakan model gempa bumi dan tsunami, penelitian perikanan di Sumatra Barat untuk meningkatkan pemahaman dan memandu keputusan pengelolaan dan eksplorasi potensi keanekaragaman hayati serta penilaian dampak terhadap manusia.

OceanXplorer adalah kapal riset yang dilengkapi dengan teknologi mutakhir untuk mensurvei beragam lingkungan laut, termasuk habitat laut dalam, dangkal, dan pesisir. 

Kapal ini termasuk dilengkapi dua kapal selam berawak sepanjang 1.000 meter, kendaraan yang dioperasikan jarak jauh (ROV) sepanjang 6.000 meter, 4 laboratorium penelitian mutakhir, kemampuan pengurutan DNA generasi berikutnya, kemampuan pemetaan akustik penuh, analisis konduktivitas, suhu dan kedalaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hendri T. Asworo
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper