Seperti di Tanah Abang, Mal Mangga Dua dan ITC Roxy Mas Juga Sepi Pengunjung

Crysania Suhartanto
Rabu, 25 Oktober 2023 | 23:41 WIB
Penampakan salah satu lorong di Mall Mangga Dua/Bisnis.com - Crysania Suhartanto
Penampakan salah satu lorong di Mall Mangga Dua/Bisnis.com - Crysania Suhartanto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kerugian imbas kehadiran banyak barang murah di e-commerce bukan hanya dirasakan Pasar Tanah Abang, melainkan juga Mall Mangga Dua dan ITC Roxy.

Berdasarkan pantauan Bisnis, jumlah pengunjung Mall Mangga Dua, salah satu pusat penjualan elektronik di Jakarta sudah dapat dihitung jari. 

Jembatan yang menjadi penghubung antara ITC Mangga Dua dengan Mall Mangga Dua juga dipenuhi dengan toko yang tertutup teralis besi.

Salah satu penjual laptop di lantai 3 Mangga Dua Mall, Rizky mengatakan tempatnya berjualan ini sudah mulai sepi sejak September 2023.  Adapun Rizky mengatakan hal inipun berdampak pada pengunjung ke tokonya. 

“Mungkin traffic visitor mulai menurun pada pertengahan September. Mungkin bisa karena sebentar lagi akhir tahun,” ujar Rizky.

Menurutnya, hal ini tidak menentu. Rizky mengatakan kadang-kadang memang mall bisa sepi pada akhir tahun, tetapi kadang-kadang juga tidak. Namun, Rizky mengakui traffic mulai naik lagi pada awal tahun.

Senada, hal yang sama juga dirasakan Vivin, penjual komputer di lantai 1 Mall Mangga Dua. Vivin mengatakan mall tersebut sudah mengalami penurunan pengunjung sejak dua bulan yang lalu. Alhasil, penjualan mereka juga ikut menurun. 

“Penjualannya sih lagi turun. Semuanya sih rata-rata. Kalau aku cek dari temen-temen yang lain, memang di tempat yang lain juga sama,” ujar Vivin kepada Bisnis, Rabu (25/10/2023). 

Berbeda dengan Rizky, fenomena sepi yang cukup parah ini baru terjadi pada tahun 2023. Pasalnya, jika membandingkan dengan tahun sebelumnya, kata Vivin, tidak ada penurunan pengunjung di akhir tahun.

Sementara itu, di ITC Roxy Mas, terlihat suasana mall yang sedikit lebih hidup. Namun, memang keluhan pedagang juga sama.

Menurut penjual smartphone Oppo, Novita mengatakan penjualan sudah mulai menurun sejak Oktober 2023. Novita pun mengatakan kondisi serupa ditemui teman-temannya yang berjualan di platform manapun, termasuk online. 

“Sebenarnya kondisi Roxy pada bulan ini benar-benar turun banget. Sebenarnya untuk market handphone, semua promotor yang ada di mall, experience mall, semuanya mengatakan ancur bulan ini,” ujar Novita.

Menurutnya, seharusnya gerainya dapat menjual sekitar 60 unit pada satu bulan. Namun, pada saat ini, kata Novita, untuk menjual sekitar 40 unit saja sulit sekali. Novita mengaku, bahkan ada harinya ketika gerainya tidak dapat menjual satupun unit. 

Senada, penjual smartphone Vivo bernama Dedi juga mengatakan hal serupa. Dedi bercerita kondisi Roxy yang makin sepi sejak 3-4 bulan terakhir. 

“Untuk penjualan, minimal gaji pokok dapet, tetapi untuk target yang ditentukan itu jauh,” ujar Dedi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper