Elon Musk Pinjam Dana SpaceX Rp15,3 T Jelang Akusisi Twitter

Redaksi
Rabu, 6 September 2023 | 22:28 WIB
Ilustrasi logo Twitter dan foto Elon Musk./Reuters-Dado Ruvic
Ilustrasi logo Twitter dan foto Elon Musk./Reuters-Dado Ruvic
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Elon Musk, pebisnis asal Amerika Serikat, dikabarkan menarik dana pinjaman sebesar US$1 miliar atau setara Rp15,3 triliun (kurs: Rp15.308) dari SpaceX untuk membeli Twitter (X).  

SpaceX merupakan perusahaan rintisan milik Elon Musk yang fokus untuk mengembangkan dan memproduksi wahana luncur antariksa sambil memajukan teknologi roket. SpaceX menyetujui pinjaman sebesar $1 miliar atau setara Rp15,3 triliun yang didukung oleh beberapa saham SpaceX milik Elon Musk.

Seperti dikutip dari Reuters.com, Wall Street Journal melaporkan bahwa pada periode yang sama dengan dia mengakuisisi perusahaan media sosial Twitter senilai US$44 miliar atau setara Rp673,5 triliun. Namun, kini media sosial Twitter telah berganti nama menjadi X.

Pada Oktober, tepat saat sebelum akuisisi Twitter, Elon Musk menarik semua pinjaman yang telah disetujui. Di bulan yang sama juga Musk mengambil alih kepemilikan Twitter.

Selain itu, Musk juga telah memiliki perjanjian dengan bank untuk meminjam saham di perusahaannya, salah satunya pembuat kendaraan listrik Tesla (TSLA.O). 

Sementara itu, perusahaan swasta SpaceX bertindak sebagai pemberi pinjaman. Bahkan, pembayaraan untuk media sosial Twitter semakin rumit, apalagi dengan situasi keuangan Elon Musk.

Mengutip dari pengajuan ke Komisi Komunikasi Federal bahwa Elon Musk merupakan pemegang saham terbesar SpaceX sebanyak 42 persen saham dan hampir 79 persen hak suara pada bulan Maret.

Akhir tahun lalu SpaceX memiliki uang tunai dan surat berharga senilai US$4,7 miliar atau setara dengan Rp71,9 triliun.

Pada tahun 2022 Elon Musk menjual sebagian besar saham Tesla miliknya, sebelum dan sesudah adanya kesepakatan Twitter. Untuk total penjualannya menjadi senilai US$40 miliar atau setara Rp612,3 triliun. Hal ini membuat frustrasi bagi para investor pembuat kendaraan listrik tersebut.

Sebagai informasi, Elon Musk merupakan pendiri beberapa perusahaan teknologi ternama, termasuk SpaceX yang bergerak di bidang teknologi luar angkasa seperti Tesla Inc.  bergerak di bidang otomotif. Sektor otomotif  adalah OpenAI, SolarCity, Neuralink dan beberapa  lainnya.

Adapun tujuan SpaceX yaitu untuk mengurangi biaya penerbangan  orbital dan meningkatkan keandalannya, serta menciptakan kendaraan orbital yang dapat digunakan kembali.

Tak hanya itu, dalam beberapa tahun mendatang, Musk akan fokus mengirimkan astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, namun ia  menyatakan bahwa tujuan pribadinya adalah memungkinkan manusia menjelajahi dan menjajah bintang. (Afaani Fajrianti)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Redaksi
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper