Khawatir Tersaingi, TikTok Fokus Kembangkan Fitur Jejaring Media Sosial

Redaksi
Rabu, 6 September 2023 | 20:35 WIB
Logo TikTok ditampilkan di TikTok Creators Lab 2019 yang digelar Bytedance Ltd. di Tokyo, Jepang, Sabtu (16/2/2019)./Bloomberg-Shiho Fukada
Logo TikTok ditampilkan di TikTok Creators Lab 2019 yang digelar Bytedance Ltd. di Tokyo, Jepang, Sabtu (16/2/2019)./Bloomberg-Shiho Fukada
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Platform media sosial beken TikTok tengah berusaha membangun lebih banyak fitur jejaring media sosial dan perpesanan pribadi (private chat) agar pengguna tidak perlu beralih platform untuk melakukan interaksi yang lebih intens.

Melansir Axios, Rabu (6/9/2023), hal tersebut terlihat dari lowongan pekerjaan yang diunggah perusahaan untuk posisi insinyur dan manajer produk yang akan bekerja dalam tim jejaring sosial tertentu. Tim ini disebutkan akan membangun fitur social engagement baru.

Dalam lowongan yang diunggah untuk posisi insinyur Android dan iOS yang berbasis di San Jose, California, TikTok mengatakan bahwa tim berupaya membangun sebuah platform yang memungkinkan pengguna untuk bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman di kehidupan nyata secara lancar di TikTok, serta mendorong mereka untuk berbagi momen bersama dan tetap terhubung dimanapun mereka berada.

Daftar pekerjaan lainnya, untuk manajer produk TikTok Social yang juga berbasis di San Jose, mengatakan bahwa perusahaan tersebut ingin memperluas batasan TikTok dengan mendorong hubungan sosial yang bermakna antar pengguna.

Dari deskripsi yang dituliskan perusahaan, terlihat salah satu upaya untuk membantu pengguna terhubung dengan kontak di dunia nyata adalah dengan meningkatkan fitur pesan langsung atau direct message TikTok yang saat ini masih sangat sederhana dengan fungsi-fungsi terbatas.

Dalam salah satu lowongan pekerjaan untuk pimpinan teknologi backend atas nama tim perpesanan, TikTok mengakui bahwa pengalaman perpesanan TikTok masih dalam tahap "masa pertumbuhan".

Deskripsi pekerjaan menjelaskan bahwa para kandidat akan bertanggung jawab untuk memimpin tim teknis backend di bidang fungsi sosial untuk mengeksplorasi dan menerapkan solusi sosial yang beragam.

Para pekerja nantinya juga diharapkan untuk berkolaborasi dengan tim bisnis dan menggunakan fitur unik dari berbagai negara dan wilayah untuk menghadirkan solusi sosial TikTok yang khas seperti pengiriman pesan.

TikTok diluncurkan sebagai platform untuk melihat dan memposting video viral. Algoritmanya, yang kini telah ditiru oleh hampir semua perusahaan media sosial besar, menjadi sebuah terobosan, karena lebih berfokus untuk meningkatkan konten viral dari siapa saja alih-alih menampilkan konten dari orang yang dikenal kepada pengguna.

Meskipun fitur suka, komentar, dan memposting ulang telah lama ada dalam aplikasi, fitur-fitur tersebut sebagian besar dirancang untuk mendorong interaksi antara pembuat konten dan penggemar, bukan hubungan nyata antar pengguna.

Fokus platform yang lebih kepada viralitas dan pembuatan konten profesional akhinya mengarahkan pengguna yang ingin berbagi konten TikTok dengan komunitas dan temannya untuk melakukan hal tersebut di platform lain yang sudah memiliki jejaring sosial, misalnya Instagram. (Lydia Tesaloni Mangunsong)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper