Bisnis.com, SOLO - Instagram resmi meluncurkan aplikasi baru bernama Threads yang diandalkan sebagai senjata untuk mengalahkan Twitter.
Instagram telah meluncurkan aplikasi Threads kepada pengguna di seluruh dunia pada Kamis (6/7/2023).
Kemunculan aplikasi baru tersebut pun langsung ditanggapi positif oleh pengguna. Buktinya, puluhan juta pengguna telah mendaftarkan diri ke Threads yang terkoneksi dengan akun Instagram tersebut.
Threads menawarkan platform micro-blogging melalui media sosial yang berbasis teks. Dengan kata lain, aplikasi ini sekilas hampir serupa dengan Twitter.
Meski banyak digandrungi, Threads nyatanya menyimpan risiko bahaya yang cukup besar. Utamanya dalam hal perlindungan privasi pengguna.
Dihimpun dari toko aplikasi Google Play Store, Threads mengambil cukup banyak data pribadi penggunanya.
Totalnya ada 14 poin data pengguna Threads yang akan diambil, mulai dari informasi ponsel hingga finansial.
Informasi personal seperti nama, alamat email, dan nomor telepon menjadi hal yang wajar dikumpulkan oleh sebuah aplikasi. Begitu juga informasi tentang perangkat yang digunakan.
Namun Threads mengambil lebih dari itu. Media sosial besutan Meta itu juga mengakses lokasi pengguna; informasi keuangan (pembayaran, pembelian, skor kredit, dan informasi finansial lainnya); informasi kesehatan; pesan; foto dan video di ponsel; audio; berkas dan dokumen; kalender; kontak; aktivitas aplikasi; riwayat pencarian browser; dan informasi performa aplikasi.
Langkah Threads yang mengeruk data pribadi penggunanya ini juga disoroti oleh co-founder Twitter Jack Dorsey.
Menanggapi cuitan salah satu netizen, Jack berharap Threads "mempertimbangkan protokol yang benar-benar tanpa izin".
Jack juga membagikan cuitan yang berisi data apa saja yang akan diambil oleh Threads dari penggunanya.