Valentine Jadi Hari Terakhir Belanja di JD.ID

Khadijah Shahnaz Fitra
Selasa, 14 Februari 2023 | 10:32 WIB
Aktivitas pekerja di Warehouse JD.ID Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/12/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Aktivitas pekerja di Warehouse JD.ID Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/12/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - JD.ID, startup e-commerce vertikal mengumumkan akan meninggalkan pasar dagang-el di Indonesia pada Maret mendatang. Hari ini , Selasa (14/2/2023) menjadi hari terahkir konsumen berbelanja di e-commerce asal China tersebut.

Sebelumnya, Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID Setya Yudha Indraswara mengatakan pihaknya akan menghentikan semua layanan pada 31 Maret 2023. Langkah ini merupakan keputusan strategis dari induk perusahaan yaitu JD.COM.

Lebih lanjut, JD.COM akan  berfokus di pasar international yang mana akan mengembangkan pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai intinya.

"JD.ID menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan, penjual, mitra, dan karyawan atas dukungan yang telah diberikan dalam perjalanan kami selama ini," ujar Setya kepada Bisnis, Senin (30/1/2023)

Adapun, JD.ID juga mengumumkan akan berhenti menerima pesanan pelanggan mulai 15 Februari 2023. Namun, ditegaskan bahwa layanan customer service masih akan tetap dibuka hingga 15 Maret 2023.

"Dengan berat hati. Kami memberitahukan bahwa JD.ID akan berhenti menerima pesanan Anda mulai tanggal 15 Februari 2023. JD.ID dan semua layanannya akan dihentikan pada 31 Maret 2023," demikian pengumuman manajemen dikutip Senin (30/1/2023).

Adapun, sebelum mengumumkan kepergiannya, bisnis JD.ID di Indonesia mengalami penurunan. Berdasarkan data SimilarWeb, tren kunjungan ke JD.ID mengalami penurnan pada kuartal IV/2022, menjadi 1,6 juta. 

Sebelumnya pada kuartal III/2022, kunjungan di JD.ID mencapai 2,3 juta. Dari data tersebut pun terlihat JD.ID mulai mengalami penurunan kunjungan sejak kuartal III/2020 atau menjadi 4,8 juta.

Kunjungan  di JD.ID pun jika dibandingkan dengan e-commerce di Indonesia lainnya  sangat berjarak. Di Indonesia saat ini Shopee masih di posisi nomor satu dengan kunjungan 191 juta pada kuartal IV/2022. Sedangkan di posisi ada Tokopedia dengan 136 juta kunjungan. 

Posisi ketiga diisi Lazada dengan jumlah kunjungan 82 juta kunjungan, selanjutnya Blibli dengan jumlah kunjungan 37 juta kunjungan. Dan posisi kelima disi Bukalapak dengan 20 juta kunjungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Editor : Kahfi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper