Alasan 5 Kota Besar Ini Belum Bisa Tonton Siaran TV Digital

Rahmi Yati
Senin, 23 Januari 2023 | 15:53 WIB
TV Digital. Reuters
TV Digital. Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak lima kota, yakni Medan, Palembang, Denpasar, Banjarmasin, dan Makassar Pemadaman belum bisa tonton siaran TV digital atau pemadaman siaran TV analog (Analog Switch Off/ASO) hingga saat ini. 

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo Usman Kansong mengatakan sebuah wilayah baru bisa ASO bila distribusi perangkat set top box (STB) bagi rakyat miskin sudah berjalan signifikan atau di atas 80 persen.

"Saat ini distribusi STB di kota-kota tersebut di kisaran 5,7 persen," ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (23/1/2023).

Menurutnya, yang membuat rendah distribusi STB bagi rumah tangga miskin adalah komitmen lembaga penyelenggara multipleksing (mux).

Untuk itu, sambung Usman, dalam rapat terakhir Kemenkominfo dengan lembaga penyiaran multipleksing, pihaknya menagih komitmen Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) untuk segera mendistribusikan STB bagi masyarakat miskin agar ASO bisa segera direalisasikan.

"Namun berdasarkan hasil survei Nielsen di 11 kota besar untuk periode 15 Januari 2023, penetrasi digital kota Nielsen terus meningkat mendekati normal. Penetrasi tertinggi tercatat di Surakarta [90 persen] dan rata-rata penetrasi di wilayah lainnya adalah 79 persen," tutupnya.

Untuk diketahui, ASO sudah dilakukan di 24 wilayah siaran yang meliputi 92 kota/kabupaten. Adapun 88 wilayah siaran yang mencakup 245 kota/kabupaten masih bersiaran secara simulcast dan akan dilakukan ASO berikutnya.

Sementara itu kota-kota Nielsen yang sudah ASO antara lain Jabodetabek, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surakarta, dan Surabaya. Kota Nielsen merupakan sebutan bagi kota yang masuk daftar peringkat Nielsen dengan populasi kepemirsaan dan iklan yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmi Yati
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper