Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini Cara Melindungi Data Pribadi saat Nomor WhatsApp Tersebar

Berikut cara menjaga data pribadi di WhatsApp agar tak menjadi korban kejahatan siber.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 20 Januari 2023  |  16:49 WIB
Ini Cara Melindungi Data Pribadi saat Nomor WhatsApp Tersebar
Ilustrasi fitur WhatsApp terbaru - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Lead Security Researcher Global Research & Analysis Team (GReAT) Kaspersky Victor Chebyshev membagikan tips aman menjaga data pribadi ketika menggunakan aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp.

Pasalnya dia menyebut sebuah database yang berisi nomor ponsel terbaru dari hampir 500 juta pengguna WhatsApp diduga bocor dan disiapkan untuk dijual.

"Penjual mengeklaim bahwa mereka dapat menawarkan nomor telepon pengguna dari 84 negara, dan ini memprihatinkan," katanya, Senin (28/11/2022).

Menurut Victor, saat data ini berakhir di tangan yang salah, penipu mungkin meluncurkan berbagai jenis serangan dari panggilan spam hingga phishing suara.

Untuk itu, sambung dia, keamanan privasi adalah perhatian utama. Sebab, bagi para penjahat dunia maya, memiliki nomor telepon calon korban secara signifikan meningkatkan keberhasilan peluang serangan, karena sebagian besar layanan online mengharuskan memasukkan nomor telepon bersama dengan data pribadi lainnya.

"Doxing, cyberbullying, pemerasan, hingga pemerasan adalah beberapa potensi ancaman siber yang mungkin dihadapi para korban," terang Victor.

Guna menghindari risiko kejahatan siber, dia menyarankan pengguna WhatsApp untuk menyembunyikan data dari semua orang kecuali yang terdapat di daftar kontak di pengaturan privasi WhatsApp.

Bukan itu saja, pengguna juga diminta berhati-hati dan memperhatikan panggilan serta pesan dari nomor yang tidak dikenal.

Selain itu juga aktifkan otentikasi dua faktor jika belum diaktifkan, sehingga para penipu tidak akan dapat menggunakan nomor untuk tujuan berbahaya.

"Selanjutnya jangan pernah membuka tautan mencurigakan yang dikirim oleh siapa pun karena mungkin ada file berbahaya yang dilampirkan atau dapat langsung mengarahkan ke konten penipuan," tegas Victor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

whatsapp serangan siber keamanan siber perlindungan data pribadi
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top