Startup Logistik Shipper Umumkan PHK 65 Karyawan

Khadijah Shahnaz Fitra
Selasa, 13 Desember 2022 | 14:43 WIB
Ilustrasi Shipper. / Dok. Shipper
Ilustrasi Shipper. / Dok. Shipper
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Shipper, startup logistik, mengumumkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 65 orang pekerja atau 8 persen dari total 812 karyawan.

Co-founder dan CEO Shipper Phil Opamuratawongse mengatakan PHK ini dilakukan setelah startup yang berfokus pada logistik dan pergudangan ini menilai secara menyeluruh proses bisnis dan membuat rencana untuk mempercepat rencana keberlanjutan.

Phil menilai keputusan PHK ini diperlukan untuk membantu perusahaan menjadi lebih gesit dan mempercepat pertumbuhan berkelanjutan ke depan. Dia juga menekannya keputusan efisiensi ini merupakan keputusan yang sulit.

"Kami mengumumkan bahwa Shipper telah berpisah dengan 65 anggota timnya atau 8 persen dari total jumlah karyawan," ujar Phil, Selasa (13/11/2022).

Dia menuturkan keputusan tersebut merupakan bagian dari rencana optimalisasi perusahaan setelah mengkaji proses bisnis secara menyeluruh seiring antisipasi lebih lanjut terhadap ketidakpastian kondisi ekonomi makro pada tahun mendatang.

Shipper juga berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada karyawan yang terdampak dengan memberikan paket kompensasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Shipper akan memperpanjang asuransi kesehatan , menawarkan program outplacement, dan memberikan dukungan untuk membantu karyawan yang terdampak mendapatkan peluang baru.

Lebih lanjut, ke depannya Shipper tetap fokus pada misinya untuk mempercepat transformasi digital Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan mendukung ekosistem ekonomi digital di Indonesia melalui solusi rantai pasokan terintegrasi yang dimiliki.

"Kami tetap optimistis terhadap peluang pertumbuhan e-commerce di Indonesia dan posisi kami di sektor logistik. Kami percaya bahwa dengan terus bekerja secara efektif, didukung oleh proses logistik yang transparan dan efisien, dapat mendukung pertumbuhan tersebut dan kita akan keluar dari tantangan ekonomi global ini lebih tangguh dari sebelumnya," jelas Phil.

Adapun dalam catatan Bisnis.com, Jumat (11/11/2022) Co-Founder dan Chief Operating Officer (COO) Shipper Budi Handoko sudah pernah berbicara terkait efisiensi menjadi salah satu strategi melawan resesi pada 2023.

Budi menjelaskan Shipper akan melakukan efisiensi biaya operasi khususnya pada gudang-gudang (warehouse) yang dimiliki perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper