Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Vidio Jadi Favorit Warga +62, Kalahkan Netflix dan Disney+ Hotstar

Vidio berhasil menjadi tontonan favorit masyarakat Indonesia atau warga +62 mengalahkan Netflox dan Disney+ Hotstar.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 09 Desember 2022  |  08:30 WIB
Vidio Jadi Favorit Warga +62, Kalahkan Netflix dan Disney+ Hotstar
Aplikasi Vidio, entitas OTP dari EMTK. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat Indonesia atau yang kerap disebut warga +62 diketahui sering menikmati layanan streaming lewat smartphone atau HP dan paling banyak menonton melalui platform lokal yakni Vidio.

Executive Director Nielsen Indonesia Hellen Katherina mengatakan rata-rata masyarakat menghabiskan waktu 9 jam per bulan untuk menikmati layanan mobile streaming.

"Kami bandingkan [data] dari Juni, Juli, Agustus 2022, terlihat Vidio memang jauh lebih dominan [4,4 persen]," kata Hellen, Kamis (8/12/2022).

Dia menyebut walaupun Vidio merupakan platform lokal, ternyata bisa mengalahkan platform asing seperti Netflix (1,6 persen), Disney+ Hotstar (2 persen), Viu (1 persen), dan lainnya.

Adapun Hellen memerinci, tiap platform streaming memiliki karakternya masing-masing. Misalnya pada periode Juli 2022, Vidio unggul dengan program konten lokal dan olahraga.

Sedangkan Netflix dengan program film dan serial internasional, Disney+ Hotstar, dengan film anak dan keluarga, Viu dengan konten Asia/Korea.

"Untuk top program platform streaming RCTI+ adalah konten olahraga dan sinetron, sedangkan iQiyi dengan konten Asia dan Barat," ujar dia.

Lebih lanjut Hellen menuturkan, pertumbuhan streaming ini didorong oleh meningkatnya akses terhadap internet dan kepemilikan smartphone.

Berdasarkan survei, imbuh dia, layanan mobile streaming menjangkau lebih dari 80 persen pemirsa TV dan ditonton rata-rata 9 jam per bulan.

"Namun angka ini masih jauh di bawah rata-rata waktu menonton TV yang mencapai 80 jam per bulan," tutur Hellen.

Untuk diketahui, pengukuran ini dilakukan menggunakan Streaming Content Ratings untuk memberikan wawasan tentang platform dan saluran yang ditayangkan melalui perangkat seluler dan disiarkan melalui rating TV linear, termasuk jangkauan audiens, waktu yang dihabiskan, dan profil demografi yang mencakup 11 kota besar Indonesia.

Adapun 11 kota besar yang dimaksud antara lain Bandung, Banjarmasin, Denpasar, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, dan Surakarta.

Untuk jumlah sampel dan kepemirsaan yang disurvei sebanyak 11.500 individu TV panel dan 3.700 responden di mobile panel dengan cakupan kepemirsanaan di aplikasi mulai dari YouTube, Vidio, Viu, Netflix, Disney+ Hotstar, RCTI+, iQIYI, dan Vision.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vidio Netflix Disney+ Hotstar nielsen
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top