Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keren! Manusia Bisa Tinggal di Bulan, Uji Coba Mulai Tahun 2025

NASA menegaskan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, manusia bisa segera menghuni planet bulan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 November 2022  |  16:43 WIB
Keren! Manusia Bisa Tinggal di Bulan, Uji Coba Mulai Tahun 2025
Planet Bulan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - NASA menyatakan manusia bisa hidup di bulan dalam beberapa waktu ke depan.

Howard Hu, pengawas program pesawat ruang angkasa Orion NASA mengatakan manusia bisa tinggal di bulan untuk waktu yang lama.

"Yah, tentu saja dalam dekade ini kita akan memiliki orang yang tinggal di sana. Mereka akan memiliki habitat dan penjelajah di darat, itulah yang juga sedang kami kerjakan di NASA." ujarnya dilansir dari ABC.net.

Pernyataan ini menyusul diluncurkannya pesawat ruang angkasa NASA Artemis diluncurkan ke Bulan pada misi tanpa awak pertamanya minggu lalu.

Orion yang menjadi misi dalam penjelajahan di bulan, saat ini berada sekitar 28.864 mil (46.452 kilometer) dari Bulan pada Senin pagi pukul 11:30 AEDT.

Setelah serangkaian upaya yang tertunda, megaroket bulan NASA meluncur dari Cape Canaveral dalam misi 25 hari.

Selama misi, dia akan menempuh jarak 280.000 mil (450.000 kilometer) dari Bumi dan 40.000 mil (64.000 kilometer) di luar sisi jauh Bulan.

NASA mengatakan misi Artemis pertama ini akan mendemonstrasikan kinerja roket Orion dan Space Launch System (SLS), dan membuka jalan untuk misi di masa depan, termasuk mendaratkan wanita pertama dan orang kulit berwarna pertama di permukaan Bulan.

Orion adalah kendaraan yang akan membawa astronot dalam misi Artemis. NASA mengatakan itu satu-satunya pesawat ruang angkasa yang mampu melakukan misi luar angkasa manusia dan kembali ke Bumi dengan kecepatan tinggi.

Pesawat luar angkasa Orion terbang melewati bulan pada Senin, 21 November.

NASA mengharapkan pendekatan terdekat roket sekitar 80 mil (129 kilometer) dari permukaan Bulan pada 7:57 EST, sekitar tengah malam Waktu Daylight Timur Australia (23:57 AEDT).

Orion akan kehilangan komunikasi dengan Bumi saat melewati belakang Bulan dari 07:25 hingga 07:59 EST (23:25 AEDT hingga 23:59 AEDT).

Sejauh ini, Orion telah menempuh jarak 233.613 mil (375.963 kilometer) dari Bumi pada Senin pagi pukul 11.30 AEDT, meluncur dengan kecepatan 249 mil per jam.

Dinamai dewi perburuan Yunani kuno - dan saudara kembar Apollo - Artemis bertujuan untuk mengembalikan astronot ke Bulan pada awal 2025.

Rencana jangka panjang NASA adalah membangun "kehadiran yang berkelanjutan" di Bulan sebagai persiapan untuk misi ke Mars.

NASA berharap dapat mengirim empat astronot mengelilingi Bulan pada penerbangan berikutnya, pada tahun 2024, dan mendaratkan manusia di sana paling cepat tahun 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa bulan Astronot
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top