Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cerita di Balik PHK Karyawan Ruangguru: Uang Pesangon Masuk Duluan

Ruangguru mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya pada Jumat (18/11/2022).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 November 2022  |  23:13 WIB
Cerita di Balik PHK Karyawan Ruangguru: Uang Pesangon Masuk Duluan
Ilustrasi perusahaan rintisan (startup) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) - Dice Insights
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Ruang Raya Indonesia atau Ruangguru mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya pada Jumat (18/11/2022).

Salah satu karyawan yang telah bekerja di Ruangguru selama empat tahun, menceritakan, informasi tersebut diterimanya sangat mendadak. Karyawan yang enggan disebutkan namanya itu menjelaskan ada uang pesangon tiba-tiba masuk ke rekeningnya sebelum ada pemberitahuan PHK. 

"Kaget karena hanya tertulis asalnya dari Fliptech. Sempat mau telepon call center bank, namun karena padatnya pekerjaan, saya lupa," katanya seperti dilansir dari Tempo, Jumat (18/11/2022).

Dia pun menjelaskan kronologi terjadinya PHK di kantornya. Tepat pada pukul 07.00 pagi hari ini, dia mendapatkan undangan pertemuan lewat Google Calendar bersama atasan yang level jabatannya cukup jauh dari dirinya. Pertemuan itu dijadwalkan siang pada hari yang sama. 

Pada pukul 8.30, dia masih bekerja seperti biasa dan masih berkoordinasi untuk membuat perencanaan kerja pekan depan. Kemudian pukul 10.00, dia mendapat notifikasi lewat ponselnya bahwa ada uang dengan jumlah yang besar masuk ke dalam rekeningnya. Sementara masih bingung dengan masuknya uang itu, dia kemudian melanjutkan pekerjaannya hingga agenda pertemuan tiba. 

Akhirnya pertemuan dilaksanakan dan di situ baru dia diberitahu bahwa hari itu juga adalah hari terakhirnya bekerja di Ruangguru. Pihak perusahaan menyatakan keputusan PHK terhadap dirinya bukan berdasarkan performa kerjanya, melainkan langkah efisiensi yang sedang dilakukan oleh Ruangguru. 

"Atasan saya sempat terhenti berbicara. Saya tahu beliau menahan air mata karena dari pagi-sore sangat banyak yang one on one dengan beliau dan ini bukanlah hal yang mudah bagi beliau," ujarnya.

Pria itu lalu diberi penjelasan soal kompensasi yang diterima sebagai karyawan yang terdampak dari efisiensi itu. Dia masih diperbolehkan menggunakan asuransi dari kantor hingga akhir bulan. Apabila karyawan atau istri dari karyawan sedang hamil, fasilitas asuransi pun masih bisa dipakai hingga saat melahirkan. 

Perusahaan juga menyediakan tim untuk pendampingan psikologi karyawan. Selain itu, ada juga tim yang akan membantu karyawan terdampak mendapatkan pekerjaan baru. Selain pesangon, dia juga berhak mendapatkan uang penghargaan, uang jatah cuti yang belum diambil.

"Ternyata inilah asal uang dalam jumlah banyak yang saya terima," kata dia. 

Karyawan tersebut menyebutkan masih ada sejumlah kompensasi lainnya, tapi karena pertemuan itu diselimuti rasa kalut dan tak percaya, dia mengaku sampai lupa detail percakapannya. Bahkan, sampai saat ini dirinya masih bingung mencerna informasi dan kejadian yang sedang terjadi. 

Selain karena mendadak, PHK juga dilakukan secara besar-besaran. Meski tidak tahu secara pasti jumlah karyawan yang terkena PHK, dia meyakini totalnya lebih dari 100 karyawan. Pemangkasan jumlah karyawan juga dilakukan di berbagai divisi yang meliputi berbagai jenjang jabatan. 

Kompensasi Ruangguru

Meski sedih dan khawatir atas PHK yang terjadi pada dirinya, dia merasa kompensasi yang diberikan oleh perusahaan cukup adil. Mengingat selama bekerja di Ruangguru, kata dia, pelayanan dan hak-hak karyawan telah menjadi salah satu poin utama.

Dia bercerita saat dirinya sakit dan membutuhkan proses operasi ginjal sebanyak dua kali, perusahaan siap sedia membantu. Begitu pun istrinya dirawat di rumah sakit lantaran terkena demam berdarah dan ketika terkena Covid-19. 

"Cuman ya itu. Mendadak sekali. Sampai bingung. Ini saja saya belum pulang ke rumah. Bingung mau jelasin ke istri," ujarnya.

Kini dia hanya berharap dapat bekerja dan berkarya lagi. Dia optimistis akan ada kesempatan dari perusahaan lainnya yang bersedia menerima dia sebagai karyawan. Bahkan, tim dari Ruangguru juga sudah mengajaknya untuk mendiskusikan jadwal konsultasi soal pencarian pekerjaan baru untuknya. 

Di sisi lain, dia juga berterima kasih pada Ruangguru atas dukungan yang diberikan kepadanya. Walau mendadak, dia yakin PHK adalah pilihan paling terakhir bagi perusahaan.

"We did our best, and Ruangguru did it best. Hanya keadaan saja yang membuat demikian. Tetap semangat dan bahagia," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ruangguru phk StartUp

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top