Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kreator YouTube Shorts Bisa Dapat Uang dari Iklan, Saingi TikTok?

Kreator konten YouTube Shorts bisa mendapatkan uang hasil dari iklan yang mirip dengan skema TikTok.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 22 September 2022  |  17:47 WIB
Kreator YouTube Shorts Bisa Dapat Uang dari Iklan, Saingi TikTok?
Ilustrasi YouTube. - Bloomberg/Chris Ratcliffe
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - YouTube akan memperkenalkan iklan pada fitur video Shorts sehingga pembuat atau kreator konten bisa mendapatkan uang, sama seperti TikTok.

Dilansir dari CNET, Kamis (22/9/2022), anak usaha Google ini akan memberikan pembuat konden 45 persen dari pendapatan video. Jumlah tersebut naik dibandingkan dengan distribusi standarnya sebesar 55 persen untuk video di luar Shorts, dan dana US$1 miliar (Rp15 triliun) TikTok untuk pembuat konten (kreator).

"Ini adalah pertama kalinya bagi hasil nyata ditawarkan untuk video berdurasi pendek pada platform apa pun dalam skala besar," kata Chief Product Officer YouTube Neal Mohan.

Dia menjelaskan mulai tahun depan, pembuat konten yang mencapai 10 juta penayangan Shorts dan memiliki 1.000 pelanggan selama 90 hari dapat mengajukan permohonan kemitraan, yang akan membuka kunci kemampuan untuk memperoleh bagian 45 persen dari pendapatan iklan serta fitur penghasil uang lainnya di YouTube, seperti sebagai langganan saluran.

Sementara, saluran YouTube tradisional membutuhkan 1.000 pelanggan dan harus mengumpulkan 4.000 jam tontonan publik untuk video mereka dalam 12 bulan terakhir agar memenuhi syarat untuk kemitraan.

Setiap bulan, YouTube akan mengumpulkan uang dari semua iklan Shorts-nya. Satu porsi akan didedikasikan untuk membayar lisensi musik.

Satu lagi akan dialokasikan untuk kreator, yang mendapatkan 45 persen dari porsi itu. Setiap kreator akan dibayar secara proporsional berdasarkan bagian mereka dari total penayangan Shorts bulan itu.

Dari sisi TikTok, pada awal tahun ini media sosial asal China sedang menjajaki program bagi hasil iklan pertamanya. Program ini akan membayar 50 persen dari uang yang dihasilkan dari beberapa iklan kepada pembuat konten top, tokoh masyarakat, dan penerbit lain yang postingnya berjalan di sebelah iklan tersebut.

Agar memenuhi syarat untuk program ini, akun TikTok membutuhkan minimal 100.000 pengikut pada awalnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

youtube TikTok iklan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top