Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Menkominfo Minta Masyarakat Jaga NIK usai Data Kartu SIM Bocor

Menkominfo Johnny G. Plate meminta masyarakat untuk menjaga NIK masing-masing usai data kartu SIM diduga bocor.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 04 September 2022  |  04:00 WIB
Menkominfo Minta Masyarakat Jaga NIK usai Data Kartu SIM Bocor
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memberikan penjelasan di Jakarta, Kamis (7/11/2019). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
Bagikan

Bisnis.com, BADUNG - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengimbau masyarakat untuk menjaga data pribadinya masing-masing secara lebih ketat dan melarang untuk menyalahkan pihak lain.

Johnny mengimbau masyarakat untuk menjaga data pribadinya yang berupa NIK agar tidak disalahgunakan oleh orang lain. Masyarakat diminta memiliki tanggung jawab atas NIK-nya sendiri.

"Tidak boleh hanya salah-salahan, tetapi harus dicari penyebabnya dan di mana," jelas Johnny dalam pembukaan Digital Innovation Network (DIN) G20, Sabtu (3/9/2022).

Dia menegaskan masyarakat jangan menyalahkan pihak manapun, tetapi harus bisa menjaga dan mengontrol terkait data pribadi agar tidak dipakai orang selain diri sendiri.

"Yang jadi soal di Indonesia ini, NIK yang sama bisa mempunyai SIM card yang banyak, yang mana itu oke juga, kalau punya sendiri. Kalau dipakai orang lain, karena tidak menjaga NIK-nya, pihak ketiga bisa mempunyai NIK kita," ujarnya.

Adapun, terkait dengan dugaan kebocoran data kartu SIM, Kemenkominfo saat ini sedang melaksanakan pemeriksaan awal untuk menelusuri risiko kebocoran, yang relevan dengan data terkini.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi meragukan 1,3 miliar data kartu SIM yang diduga bocor dan dijual di forum peretas. Menurutnya, data yang diklaim si pelaku berjumlah 1,3 miliar, sementara jumlah pengguna ponsel hanya sekitar 345,3 juta.

"Kalau lihat angka jumlah pengguna ponsel artinya enggak sampai 1,3 miliar pengguna seperti yang dikatakan bocor. Jadi kalau data yang bocor adalah data pengguna ponsel agak diragukan," katanya, Jumat (2/9/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkominfo menkominfo sim card data data bocor
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top