Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Startup Modalku Akuisisi CardUp, Ini Benefitnya

Startup Modalku mengumumkan langkah akuisisi CardUp tanpa mengumumkan nilai pembelian.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 29 Juni 2022  |  14:33 WIB
Startup Modalku Akuisisi CardUp, Ini Benefitnya
Reynold Wijaya (CEO & Co-Founder Modalku) dan Iwan Kurniawan (COO & Co-Founder Modalku). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Modalku, startup fintech, mengumumkan akuisisi CardUp, solusi layanan pembayaran (payments) Asia Tenggara. Sayangnya, aksi akusisi ini tidak mengumumkan nilai pembelian dikarenakan menunggu persetujuan regulator.

Co-Founder Funding Societies dan CEO Modalku Indonesia, Reynold Wijaya mengatakan Grup Modalku akan memperoleh kapabilitas pembayaran CardUp, di antaranya pembayaran lewat kartu kepada pengguna yang tidak menerima pembayaran kartu (domestik dan internasional), penerimaan pembayaran online, sarana otomatisasi invoice, serta lisensi dan integrasi dengan business software dari pihak ketiga yang ternama.

Layanan payments CardUp akan melengkapi produk-produk pinjaman yang ditawarkan Grup Modalku untuk menghasilkan rangkaian layanan keuangan yang lebih terintegrasi bagi UMKM di Asia Tenggara sehingga UMKM dapat mengelola dan membayar pengeluaran, menerima pembayaran, serta meminjam dana melalui satu platform digital.

Akuisisi ini adalah salah satu kegiatan usaha signifikan yang dijalankan Grup Modalku selama 2022. Pada bulan Februari 2022, Grup Modalku memperoleh Pendanaan Seri C+ senilai US$294 juta atau senilai Rp4,3 triliun , di antaranya US$144 juta berasal dari pendanaan ekuitas.

Sebelum ini pun, Grup Modalku juga berinvestasi terhadap Bank Index di Indonesia, meluncurkan kartu virtual usaha dengan nama Elevate di Singapura, dan meluncurkan usaha di pasar Vietnam.

"Semua ini dilakukan untuk memperkuat dan memperluas rangkaian layanan keuangan perusahaan bagi UMKM," ujar Reynold dalam keterangan resmi pada Rabu (29/6/2022).

Reynold menjelaskan akusisi merupakan saat yangg tepat karena segmen UMKM diproyeksikan akan menggerakkan pasar keuangan digital Asean menjadi sebesar US$60 miliar atau Rp889 triliun pada 2025, sedangkan sektor pembayaran usaha (business payments) regional diproyeksikan tumbuh dengan CAGR (Compound Annual Growth Rate) 10 persen selama lima tahun ke depan.

Setelah proses akuisisi selesai dan disetujui regulator, Grup Modalku akan menyambut Founder dan CEO CardUp Nicki Ramsay sebagai anggota tim manajemen untuk memimpin usaha payments perusahaan dengan tetap mempertahankan semua karyawan CardUp di Asia.

CardUp akan terus mengoperasikan layanan bisnis dan konsumennya, serta melanjutkan hubungan jangka panjangnya dengan para partner, penerbit kartu, dan mitra media.

Grup Modalku dan CardUp akan memanfaatkan sinergi antar perusahaan, yaitu melalui sumber daya manusia yang komplementer, inovasi teknologi, serta kemitraan perbankan dan teknologi untuk terus memberdayakan UMKM di Asia Tenggara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi StartUp Modalku
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top