Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Migrasi Siaran TV Digital, MNC dan Media Group Minta Keringanan

MNC dan Media Group meminta keringanan terkait dengan infrastruktur dalam program migrasi siaran TV digital.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 23 Juni 2022  |  18:17 WIB
Ilustrasi Gedung MNC Group - mncfinance.com
Ilustrasi Gedung MNC Group - mncfinance.com

Bisnis.com, JAKARTA - MNC Group dan Media Group meminta keringanan terkait dengan pembangunan infrastruktur untuk mendukung program penghentian siaran televisi analog atau analog switch off (ASO).

Direktur Corporate Secretary MNC Group Syahril Nasution menjelaskan pandemi Covid-19 hingga saat ini belum selesai dinilai berdampak pada pendapatan perusahaan. Adapun, MNC perusahaan pengelola multiplexing (Mux) dalam mendistribusikan Set Top Box (STB).

"Pada saat bersamaan juga kami juga harus membangun 21 atau 49 layanan infrastruktur untuk ASO, sangat sulit untuk kami membangun infrastruktur di kondisi perekonomian saat ini," ujar Syahril dalam RDPU Panja Digitalisasi Penyiaran dengan Komisi I DPR, Kamis (23/6/2022).

Dia berharap ASO tidak memakai metode tender melainkan metode existing, yang sudah ada mendapatkan MUX untuk hak siarannya sehingga investasi tidak terbuang dan TV-TV lokal dapat digandeng.

MNC Group juga mengusulkan kepada DPR Komisi I untuk memperpanjang siaran analog dan digital secara bersamaan yang saat ini sudah diperlakukan bersamaan hingga pemerintah sudah menetapkan atau mendapatkan jumlah penonton rumah tangga miskin yang sudah memiliki STB.

Syahril menilai dengan hanya melakukan siaran digital dengan kondisi banyak rumah tangga miskin yang saat ini belum memiliki STB, maka jumlah pemirsa televisi akan menurun.

"Saat ini pemerintah menetapkan jumlah STB 6,7 juta unit, namun rumah tangga miskin saja sudah melebih angka tersebut," jelas Syahril.

Senada dengan MNC Group, Media Group yang membawahi Metro Tv juga mengatakan pandemi Covid-19 sangat berdampak pada turunnya pendapatan secara signifikan sehingga kondisi keuangan Media Group mengalami kerugian besar.

"Biaya untuk STB itu juga besar, untuk distribusi dan instalasi sangat besar," ujar CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib.

Mirdal menilai saat ini kondisi ekonomi kedepan masih stagnan dan belum pasti, sehingga Media Group mengusulkan untuk agar pengadaan, distribusi dan instalasi STB yang belum terealisasi mendapatkan insentif atau bantuan dari pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mnc group migrasi siaran digital
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top