Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Cara Mudah Mengecek TV Analog atau Digital

Kemenkominfo memberikan cara mudah membedakan TV analog atau digital.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 23 Mei 2022  |  12:58 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah melakukan proses migrasi siaran TV analog ke digital atau analog switch off (ASO). Tahap pertama, telah dimulai sejak 30 April 2022 di tiga wilayah siaran meliputi 8 kabupaten/kota.

Meski prosesnya dilakukan bertahap, ada baiknya Anda mulai mengecek apakah TV di rumah masih analog atau sudah digital. Sebab, nantinya bila ASO diimplementasikan, TV analog tidak bisa menangkap siaran digital tanpa bantuan perangkat set top box (STB).

Apalagi, TV analog saat ini tidak melulu berbentuk tabung atau masih hitam putih. Ada juga yang sudah berbentuk LED, tetapi masih masuk kategori TV analog.

Cara mengecek TV analog atau digital juga sangat mudah. Dikutip dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Senin (23/5/2022), masyarakat cukup masuk ke situs https://siarandigital.kominfo.go.id, lalu pilih 'Perangkat TV Digital'.

Setelah itu, Anda bisa ubah kategorinya di nama perangkat jadi 'Televisi'. Selanjutnya, masukkan merek dan model/tipe televisi yang ingin diketahui apakah sudah digital atau masih analog.

Apabila dalam pencarian tersebut tidak berhasil ditemukan, maka perangkat televisi tersebut masih analog. Mudah bukan?

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, proses suntik mati TV analog ini dilakukan dalam tiga tahap, yakni ASO Tahap 1 pada 30 April 2022, mencakup 56 wilayah siaran di 166 kabupaten/kota.

Selanjutnya, ASO Tahap 2 yang mencakup 31 wilayah siaran di 110 kabupaten/kota dengan paling lambat dilakukan 25 Agustus 2022. Lalu terakhir, ASO Tahap 3 pada 2 November 2022 dengan cakupan 25 wilayah siaran di 63 kabupaten/kota.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kominfo tv digital kemenkominfo migrasi siaran digital
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top