Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Baca! Ini 12 Alasan Bisnis Startup Gagal di Indonesia

Berikut 12 alasan mengapa bisnis startup bisa gagal menurut CBInsight.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 21 Mei 2022  |  14:59 WIB
Baca! Ini 12 Alasan Bisnis Startup Gagal di Indonesia
Ilustrasi startup -

9. Produk Yang Buruk

Salah satu kegagalan startup bisa dikarenakan produk yang dihasilkan buruk. Berdasarkan laporan CBInsights startup dengan produk yang buruk mengalami kegagalan. 

Seperti Startup keuangan milik ScaleFactor, ScaleFactor  menggunakan taktik penjualan yang agresif dan memprioritaskan mengejar modal daripada membangun perangkat lunak yang pada akhirnya jauh dari yang dijanjikan. Hal ini diungkapkan oleh 15 mantan karyawan dan eksekutif.

10. Ketidakharmonisan tim dan investor

Kegagalan startup bisa terjadi karena adanya perselisihan antara pendiri dan investor. Di mana jika hal ini terjadi startup mengalami permasalahan yang berat seperti yang dialami oleh startup Hubba, salah satu startup terbesar di Kanada ini mengalami permasalahan ini, di mana mengakibatkan chief technology officer, chief marketing officer dan beberapa karyawan mengalami PHK. 

11. Pivot yang Gagal

Kegagalan startup bisa juga terjadi dikarenakan gagal dalam menjalankan strategi pivot untuk mendapatkan pesanan atau pasar yang diinginkan.

12. Burned Out atau Lelah

Work-life balance bukanlah hal yang sering didapatkan oleh para pendiri startup, sehingga risiko burned out sangat tinggi. Dikatakan oleh CBInsights, Burned our telah menjadi alasan startup mengalami kegagalan sebanyak 5 persen.

Halaman:
  1. 1
  2. 2
  3. 3

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kominfo kemenkominfo StartUp kemkominfo perusahaan rintisan
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top