Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Insurtech Igloo Diguyur Rp272 Miliar dan Tunjuk CEO Baru

Igloo diguyur pendanaan Seri B Rp272 miliar dan mengumumkan penunjukan CEO baru.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 12 Maret 2022  |  11:07 WIB
Ilustrasi pendanaan.  - Freepik
Ilustrasi pendanaan. - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan insurtech regional, Igloo, mengumumkan penunjukkan Chief Commercial Officer, Raunak Mehta, sebagai Co-Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Igloo. Ia akan bekerja sama dengan Co-Founder Igloo, Wei Zhu, yang merupakan anggota dewan direktur perusahaan.

Co-Founder dan Board Member Igloo Wei Zhu menyebut, Raunak memiliki banyak pengalaman di bidang teknologi dan e-commerce, setelah sebelumnya memimpin brand e-commerce terbesar di Asia yaitu, Flipkart dan Zalora.

Sejak bergabung dengan Igloo pada 2018, Raunak mempelopori masuknya Igloo ke pasar Filipina, Vietnam, Thailand, Indonesia, Australia dan Malaysia, sekaligus membangun kemitraan dengan para brand terdepan di industri seperti Lazada, Shopee, Bukalapak, AIS, RedDoorz, foodpanda, Lotte Finance, dan Ahamove untuk berbagai jenis produk asuransi.

Wei menambahkan, dengan komposisi struktur baru, perusahaannya terus melakukan ekspansi di lingkungan makro. Sebelumnya, Igloo bahkan hampir memberikan tiga kali lipat gross written premium (GWP) pada 2021.

Menurut Wei, saat ini Igloo Memiliki lebih dari 30 kemitraan besar dan jejak regional yang terus meningkat. Pada 2021, Igloo Insurtech telah membantu menanggung lebih dari 75 juta polis di Asia Tenggara.

“Saya yakin kami memiliki posisi yang kuat untuk menjadi insurtech regional terdepan di bawah kepemimpinan Raunak. Sangat senang dapat terus terlibat dalam pertumbuhan dan evolusi Igloo di dalam dewan perusahaan,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Jumat (11/3/2022).

Wei mengklaim, perusahaannya berada di posisi yang tepat untuk mengambil peluang besar dari perkembangan ekonomi digital Asia Tenggara yang diperkirakan mencapai US$360 miliar pada 2025, menurut laporan Bain, Google dan e-conomy Temasek.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi digital juga telah mendorong kebutuhan akan produk asuransi digital seperti asuransi cyber risk dan asuransi ewallet, yang telah membuka peluang senilai US$10 miliar bagi pemain digital dan perusahaan asuransi.

Co-Founder dan Chief Executive Officer Igloo yang baru Raunak Mehta menyebut, dengan dukungan berkelanjutan dari investor, perusahaanya memiliki posisi yang baik untuk memperluas operasional di negara-negara seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia, serta memberikan penawaran yang dilokalisasi untuk setiap pasar Asia Tenggara.

Sementara itu, Igloo baru saja meluncurkan aplikasi terbarunya yaitu, Ignite by Igloo, guna mempersingkat perjalanan penjualan asuransi untuk agen dan perantara langsung. Platform yang berbasis artificial intelligence (AI), Ignite by Igloo bertujuan untuk meningkatkan produktivitas penjualan dengan menciptakan proses penjualan yang lebih lancar dan efisien.

Ignite menawarkan solusi online yang dapat diakses yang menyatukan beberapa produk asuransi pada satu platform, serta mendukung agen meningkatkan keterlibatan pelanggan dan mengelola produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik. Perantara penjualan langsung lintas sektor yang ingin menawarkan solusi perlindungan kepada pelanggan mereka juga akan mendapatkan manfaat dari platform tersebut.

Bersamaan dengan penunjukkan struktur baru, Igloo juga telah sukses menggalang dana US$19 juta atau setara dengan Rp272,2 miliar dari pendanaan Seri B yang dipimpin oleh Cathay Innovation, perusahaan modal ventura global, dengan partisipasi dari investor sebelumnya, termasuk Openspace. Pendanaan tersebut membuat total pendanaan Igloo mencapai lebih dari US$36 juta.

Dengan pendanaan Seri B, Igloo berencana untuk mendorong inovasi produk baru. Selain itu juga digunakan untuk memperkuat kemampuan full-stack, inovasi analisa risiko, dan alat penilaian klaim bertenaga AI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendanaan insurtech
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top