Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Huawei Siap Dukung Kemenkominfo Hadirkan Infrastruktur 5G di IKN

Kemenkominfo berencana menggandeng Huawei untuk menerapkan teknologi 5G, khususnya untuk pengembangan kota pintar, di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 07 Maret 2022  |  21:44 WIB
Huawei Siap Dukung Kemenkominfo Hadirkan Infrastruktur 5G di IKN
Logo Huawei terpampang di luar gerai flagship Huawei Technologies Co. di Shanghai, China, Rabu (24/6/2020). - Bloomberg/Qilai Shen
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berencana menjajaki kerja sama dengan Huawei dalam penerapan teknologi 5G, khususnya untuk pengembangan kota pintar dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Director of Media Affairs Huawei Indonesia Yang Lin mengaku akan terus mendukung Indonesia untuk mempercepat transformasi digital di berbagai sektor/bidang, termasuk dalam pengembangan IKN.

"Selama lebih dari 22 tahun Huawei beroperasi di Indonesia, Indonesia menjadi salah satu mitra strategis Huawei. Terhadap Indonesia, Huawei memiliki komitmen yang berkelanjutan dan kuat," ujarnya, Senin (7/3/2022).

Yang Lin menyebut Huawei merupakan penyedia ICT global yang memiliki kepakaran dan keunggulan di bidang teknologi terdepan, seperti 5G, Cloud, AI, serta pengembangan jaringan infrastruktur.

Bukan itu saja, dia menuturkan bahwa pengalaman dan best practices dalam beragam aplikasi teknologi terutama smart city, 5G untuk bisnis, cloud, smart manufacturing, dan pengembangan ekosistem lainnya, telah dikembangkan di 170 negara di seluruh dunia.

"Huawei akan tetap fokus pada kepakaran kami dalam mendukung teknologi end-to-end melalui alih pengetahuan, pengembangan kompetensi SDM, dan berbagai inisiatif teknologi lainnya. Selain itu komitmen kami kepada Indonesia adalah komitmen jangka panjang dan bukan spesifik untuk proyek-proyek tertentu," imbuhnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo Ismail mengatakan rencana kerja sama keduanya baru sebatas penjajakan. Bukan saja Huawei, Indonesia terbuka untuk semua vendor dan teknologi yang dibutuhkan.

"Jadi ini sifatnya baru kajian. Ini baru tahap penjajakan dan terbuka untuk semua vendor dan teknologi yang dibutuhkan dan menguntungkan Indonesia," ujarnya, Senin (7/3/2022).

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur digital, salah satunya infrastruktur teknologi 5G yang telah diluncurkan secara komersial pada 2021 terus dilakukan.

Johnny menyatakan terus menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak untuk penerapan teknologi 5G, khususnya untuk pengembangan kota pintar dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Presiden Joko Widodo memiliki kebijakan yang sangat tegas dalam pengembangan TIK. Kami telah mengeluarkan investasi yang cukup besar untuk menjembatani kesenjangan digital di pedesaan. Pada saat yang sama, kami juga ingin menerapkan teknologi terbaru, seperti 5G,” tuturnya dalam siaran pers dikutip Senin (7/3/2022).

Menteri Johnny menyatakan Kemenkominfo membangun kolaborasi penerapan teknologi 5G dengan semua pihak. Pemerintah membuka peluang kerja sama dan berbagi pengetahuan dengan penyedia TIK global, termasuk Huawei.

Menurut Johnny, setelah peluncuran komersial jaringan telekomunikasi 5G tahun lalu, operator telekomunikasi telah memulai operasi awal di 13 kota di Indonesia. Bahkan, pemerintah sedang mempersiapkan spektrum frekuensi radio untuk pemerataan jaringan 5G.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkominfo huawei IKN
Editor : Dwi Nicken Tari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top