Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Getol Kolaborasi, Indodana Optimistis Pengguna Paylater Meningkat

Indodana optimistis pengguna paylater akan meningkat sejalan dengan upaya kolaborasi dengan sejumlah mitra yang telah dilakukan.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 21 Februari 2022  |  09:45 WIB
Ilustrasi pembelian barang lewat e-commerce - Freepik.com
Ilustrasi pembelian barang lewat e-commerce - Freepik.com

Bisnis.com, JAKARTA - Indodana optimistis bisa meningkatkan pengguna bayar tunda (paylater) di Indonesia melalui edukasi dan kolaborasi.

Direktur Indodana Jerry Anson Menyebut setiap tahunnya, perusahaan berupaya meningkatkan layanan, edukasi, hingga memperluas mitra kerja sama sebagai upaya kolaborasi.

"Kami harap tahun ini akan makin banyak masyarakat bisa menikmati kemudahan bertransaksi menggunakan Indodana PayLater sebagai opsi pembayaran yang memberikan kemudahan dan kepuasan saat belanja online maupun offline," ujarnya, Sabtu (19/2/2022).

Jerry mengatakan, sepanjang 2021 Indodana telah membantu masyarakat Indonesia untuk mendapatkan kemudahan akses pembiayaan digital yang cepat dan aman. Indodana telah memproses transaksi lebih dari Rp2 triliun dan aplikasi Indodana telah di download lebih dari 6 juta kali.

Melalui aplikasi Indodana, pengguna dapat memperoleh limit paylater hingga Rp25 juta yang dapat digunakan untuk belanja secara online dan offline di lebih dari 62 kota dan 35 provinsi di Indonesia.

Dia menjelaskan, saat ini Indodana telah mengembangkan bisnis Paylater dengan menggandeng e-commerce dan Payment Gateway seperti Tokopedia, Blibli, Tiket.com, Bukalapak, Elevenia, dan iStyle.

Indodana juga bekerja sama dengan lebih dari 1.000 merchants dan gerai yang telah menjadi mitra Indodana seperti Hypermart, Courts, Erafone, Lottemart, Lulu Hypermarket, Hush Puppies, Puma, Kalbe, Atria, dan Hartono Elektronik.

Jerri mengatakan, kolaborasi dan edukasi menjadi kunci layanan paylater berkembang dengan pesat. Kepercayaan masyarakat terbentuk seiring dengan maraknya teknologi digital dan penetrasi kartu kredit yang masih rendah.

"Kami melihat animo yang semakin besar dan resepsi positif terhadap produk PayLater. Selain itu, dukungan dari regulator OJK juga berperan penting dalam membangun kepercayaan masyarakat akan penggunaan paylater," ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paylater
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top