Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengukur Kecepatan Internet Penyedia Fixed Broadband, Siapa Yang Menang?

Permasalahan kecepatan internet masih banyak dikeluhkan para pelanggan fixed broadband di Indonesia.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 12 Februari 2022  |  20:41 WIB
Aktivitas WFH membutuhkan dukungan internet WiFi yang cepat dan stabil. Biznet
Aktivitas WFH membutuhkan dukungan internet WiFi yang cepat dan stabil. Biznet

Bisnis.com, JAKARTA - Permasalahan kecepatan internet masih banyak dikeluhkan para pelanggan fixed broadband di Indonesia.

General Manager Enciety Business Consult Don Rozano mengatakan ketidakstabilan koneksi internet ini dirasakan sangat menganggu kegiatan masyarakat yang berlangganan internet. Terlebih di masa pandemi covid-19, internet sudah menjadi kebutuhan pokok karena masyarakat selalu terkoneksi dengan internet.

“Begitu pula jenis penggunaan akses internet sekarang juga makin berkembang, mulai social media, browsing, instant messaging, e-mail, hingga audio streaming, video streaming, online game, download dan upload file, dan masih banyak lagi. Fakta ini menyebabkan banyak orang mencari fixed broadband yang bisa memenuhi kebutuhannya. Salah satunya memilih fixed broadband yang paling kecil tingkat ketidakstabilannya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (12/2/2022).

Berdasarkan hasil speedtest yang dilakukan rutin setiap bulan oleh Enciety Business Consult terhadap 9 merek fixed broadband di Indonesia menunjukkan, kecepatan Biznet pada Desember 2021 mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya.

Di November 2021, pelanggan 75 Mbps kecepatan upload dan download masing-masing tercatat 27,60 Mbps dan 35,28 Mbps. Lalu pada Desember 2021, terjadi penurunan kecepatan menjadi 23,20 Mbps untuk upload dan 30,60 Mbps untuk Download.

Akhir tahun lalu, penurunan kecepatan juga terjadi pada MyRepublic khususnya untuk upload dari 12,42 Mbps menjadi 12,35 Mbps.

Sementara itu, untuk kecepatan download My Republic mengalami kenaikan dari 36,04 Mbps menjadi 37,95 Mbps.

"Penurunan kecepatan upload pada MyRepublic tidak sebesar seperti yang terjadi pada Biznet," tuturnya.

Hasil berbeda terjadi justru pada IndiHome di mana kecepatan upload dan download pada pelanggan 20 Mbps mengalami kenaikan di bulan Desember 2021 dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada November 2021, kecepatan upload IndiHome tercatat sebesar 7,24 Mbps dan download 20,69 Mbps. Angka ini mengalami kenaikan di bulan Desember 2021, di mana kecepatan upload IndiHome menjadi 7,69 Mbps dan download 21,43 Mbps.

"Dengan kecepatan tersebut, rasio kecepatan upload dibanding download Biznet saat ini 1:1. Untuk MyRepublic dan IndiHome tercatat sama-sama memiliki rasio 1:3. Tren rasio upload dibanding download IndiHome terus menunjukkan perbaikan untuk memenuhi ekspetasi pelanggan dengan rasio sebesar 1:5," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi internet broadband indihome
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top