Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Amazon Tutup Alexa Tutup Tahun Depan, Ada Efek ke Startup Media?

Alexa yang tutup pada tahun depan berkaitan dengan kinerja bisnis startup media.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  17:11 WIB
Amazon Tutup Alexa Tutup Tahun Depan, Ada Efek ke Startup Media?
Ilustrasi Amazon. - Antara/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana penutupan Alexa.com oleh Amazon diyakini tidak akan berdampak pada jalannya bisnis di perusahaan rintisan (startup) media.

Perusahaan rintisan yang bergerak di sektor publikasi atau publisher memiliki banyak opsi sebagai penilaian valuasi mereka.

CEO DailySocial Rama Mamuaya mengatakan Alexa dikembangkan untuk memfasilitasi bisnis digital pada tahun 2000-an. Adapun jika dikaitkan dengan kondisi saat ini, Alexa sudah sudah tidak relevan lagi.

Beberapa media yang masih menggunakan Alexa, menurutnya, hanya sebatas komplementer untuk metode lain seperti Google Analytics, ComScore dan lain sebagainya. Penutupan Alexa pun tidak berdampak pada fokus publikasi pemberitaan di DailySocial.

“Tidak [berpengaruh]. Untuk publisher aku rasa juga tidak akan berpengaruh banyak,” kata Rama kepada Bisnis.com, Kamis (9/12/2021).

Rama menjelaskan saat ini banyak pesaing dari Alexa yang pendekatannya lebih modern. Pendekatan Alexa masih sebatas analisis lalu lintas (traffic), sementara itu pesaingnya sudah ke consumer intelligence, prediksi tren ke depan, iklan bertarget, dan lain sebagainya.

Senada, Co-Founder & Managing Partner Ideosource Gayo Capital sekaligus Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani mengatakan acuan di Alexa tidak terlalu banyak berpengaruh terhadap startup media.

Berdasarkan pengalamannya, beberapa perusahaan rintisan media dan dagang el, cenderung menjadikan pencapaian di Google, Facebook, dan Similarweb sebagai referensi.

“Hal itu disebabkan beberapa hal terutama dari tingkat akurasi sesuai kondisi aktual popularitas,” kata Edward.

Selain itu, Google dan lain sebagainya dipakai sebagai referensi karena letak konten dari dagang el dan media, sehingga lebih akurat dan detail dalam mendapatkan insight.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amazon.com
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top