Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Foto Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari Luar Angkasa

Gunung Sundoro dan Gunung Sumbing yang memiliki puncak simetris berbentuk kerucut di provinsi Jawa Tengah yang merupakan bagian dari rangkaian gunung berapi dari timur ke barat yang lebih besar.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 November 2021  |  17:07 WIB
Gunung Sindoro dan Sumbing dari luar angkasa
Gunung Sindoro dan Sumbing dari luar angkasa

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) memotret dua gunung api strato yang berdekatan di Jawa, pulau terpadat di Indonesia.

Kedua gunung itu yakni gunung Sundoro dan Gunung Sumbing yang memiliki puncak simetris berbentuk kerucut di provinsi Jawa Tengah yang merupakan bagian dari rangkaian gunung berapi dari timur ke barat yang lebih besar.

Mengutip dari laman NASA, kedua puncak naik lebih dari 3.000 meter (10.000 kaki) di atas permukaan laut dan masih aktif, meskipun belum meletus sejak tahun 1730 (Sumbing) dan 1971 (Sundoro).

Zona terang yang mengelilingi dasar kedua gunung berapi termasuk area pertanian intensif; ini kontras dengan hutan gelap di lereng yang lebih tinggi. Puncak Sumbing dan Sundoro naik cukup tinggi sehingga ketinggian puncak berbatu mencapai di atas garis pohon.

Tanah vulkanik yang kaya di sekitar puncak sangat subur, menunjukkan lahan pertanian yang produktif di wilayah Jawa Tengah ini. Iklim tropis Indonesia juga memberikan curah hujan dan sinar matahari yang melimpah. Tanaman utama daerah ini adalah padi, ditanam di sawah beririgasi. Tanaman dataran rendah lainnya termasuk jagung, tebu, dan kopi.

Foto astronot ISS065-E-31847 diperoleh pada 10 Mei 2021, dengan kamera digital Nikon D5 menggunakan panjang fokus 200 milimeter. Ini disediakan oleh ISS Crew Earth Observations Facility dan Earth Science and Remote Sensing Unit, Johnson Space Center. Gambar tersebut diambil oleh seorang anggota kru Ekspedisi 65.

Gambar telah dipotong dan ditingkatkan untuk meningkatkan kontras, dan artefak lensa telah dihapus. Program Stasiun Luar Angkasa Internasional mendukung laboratorium sebagai bagian dari Lab Nasional ISS untuk membantu para astronot mengambil gambar Bumi yang akan menjadi nilai terbesar bagi para ilmuwan dan publik, dan untuk membuat gambar-gambar itu tersedia secara bebas di Internet.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa gunung
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top