Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cegah Pencurian Barang, Gojek Edukasi Driver dan Ancam Sanksi Tegas

Gojek sangat menyayangkan kejadian yang dialami oleh salah seorang pelanggan Gojek saat menggunakan layanan GoSend. Pelanggan tersebut kehilangan laptop dengan total harga Rp67 juta. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 23 November 2021  |  16:27 WIB
Ilustrasi pengemudi Gojek mengikuti inisiatif J3K di Bekasi. - Antara\n\n
Ilustrasi pengemudi Gojek mengikuti inisiatif J3K di Bekasi. - Antara\\n\\n

Bisnis.com, JAKARTA – PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) terus memberi edukasi kepada mitra pengemudi dan meminta mereka menaati tata tertib Gojek, termasuk dalam hal pengantaran barang. 

Gojek mengancam akan memberi sanksi bagi mitra pengemudi yang melanggar tata tertib. Ancaman sanksi beragam, salah satunya putus mitra. 

SVP Corporate Affairs Gojek Rubi Purnomo mengatakan Gojek sangat menyayangkan kejadian yang dialami oleh salah seorang pelanggan Gojek saat menggunakan layanan GoSend. Pelanggan tersebut kehilangan laptop dengan total harga Rp67 juta. 

Rubi menekankan keamanan dan kenyamanan para pengguna dalam memanfaatkan layanan Gojek merupakan fokus utama. Gojek tidak mentolerir segala tindakan pelanggaran yang terbukti terjadi di dalam ekosistem mereka. 

“Kami telah berkomunikasi dengan konsumen dan menjalankan proses ganti rugi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Rubi kepada Bisnis, Selasa (23/11/2021). 

Rubi menambahkan Gojek juga telah melaporkan ke pihak kepolisian oknum yang melakukan pencurian. Oknum tersebut sudah ditangani oleh pihak berwajib. Gojek siap mendukung agar proses berjalan sesuai dengan prosedur. 

Untuk mencegah hal serupa, kata Rubi, Gojek terus mengedukasi mitra driver mengenai Tartibjek - Tata Tertib Gojek -  yang salah satu poinnya membahas larangan dan sanksi terhadap ancaman keamanan termasuk penggunaan akun yang didaftarkan atas nama orang lain. 

Tartibjek juga mengatur mengenai sanksi bagi mitra pengemudi yang memperjual-belikan akun maupun bentuk penyalahgunaan akun lainnya. 

“Bila mitra kami terbukti bersalah, kami akan memberikan sanksi sesuai kebijakan yang berlaku, yaitu putus mitra,” kata Rubi. 

Sebelumnya, media sosial Twitter diramaikan dengan utas mengenai hilangnya laptop seharga Rp67,42 juta, yang dibawa kabur oleh kurir driver ride hailing atau ojek online

Kronologi kejadian tersebut berawal ketika salah seorang bernama Untung Putro memesan Macbook Pro M1 MAX 2021 di Tokopedia seharga Rp67,42 jutapada 12 November 2021. Barang yang Untung pesan tak kunjung sampai kepada dirinya.   

Sementara itu, terkait dengan hilangnya barang Macbook Pro M1 MAX 2021 yang dibawa oleh pengemudi Gojek, External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya Tokopedia mengatakan telah berkoordinasi dengan berbagai mitra strategis untuk menindaklanjuti kasus tersebut. 

“Kami juga telah memproses pengembalian dana kepada pengguna terkait berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku,” kata Ekhel. 

Di sisi lain, ujar Ekhel, Tokopedia menyediakan sistem rekening bersama (rekber) yang membuat uang pembeli hanya akan diteruskan ke penjual jika produk sudah diterima oleh pembeli sesuai pesanan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pencurian tokopedia Gojek
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top