Kominfo: Realisasi Program Literasi Digital Baru 26,4 Persen

Rio Sandy Pradana
Jumat, 30 Juli 2021 | 11:31 WIB
Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di Jakarta. -Bisnis.com/Samdysara Saragih
Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di Jakarta. -Bisnis.com/Samdysara Saragih
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mencatat realisasi program Literasi Digital Nasional (LDN) baru mencapai 26,4 persen dari total target 12,4 juta peserta setiap tahun.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel A. Pangerapan mengatakan sejak diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Mei 2021, saat ini Program Literasi Digital Nasional ini telah menjangkau 3.284.608 peserta yang ada di 34 provinsi serta 454 kabupaten dan kota.

"Sudah ada 5.055 kegiatan yang telah berlangsung secara daring, yang secara lebih spesifik, capaian-capaian tersebut dapat diakses oleh publik melalui dashboard.literasidigital.id.,” kata Semuel dalam siaran pers, Jumat (30/7/2021).

Dia menuturkan setiap tahunnya Program Literasi Digital Nasional akan menjangkau lebih dari 12,4 juta partisipan pelatihan di 514 kabupaten dan kota di 34 provinsi. Dengan demikian, diharapkan setidaknya terdapat 50 juta masyarakat Indonesia yang akan terliterasi digital sampai 2024.

Adapun, lanjutnya, program tersebut guna merealisasikan masyarakat digital yang berdaya dan bertalenta. Seiring dengan pemerataan pembangunan infrastruktur digital di seluruh penjuru Nusantara, diperlukan penguatan keterampilan digital masyarakat untuk navigasi serta pemanfaatan teknologi dan ruang digital yang positif dan optimal.

Kemenkominfo berupaya menguatkan keterampilan dasar bidang digital lewat Program LDN. Bahkan, bekerja sama dengan komunitas literasi digital dan akademisi telah dirancang llebih dari 20.000 kegiatan pelatihan daring yang gratis untuk seluruh masyarakat.

“Kegiatan-kegiatan yang gratis dan terbuka untuk umum ini dapat diakses melalui event.literasidigital.id,” ujarnya.

Setiap pelatihan yang dilaksanakan, lanjutnya, mengacu pada modul dan panduan kurikulum yang didasarkan pada empat pilar literasi digital, yaitu: Kemampuan Berdigital, Budaya Digital, Etika Berdigital dan Keamanan Berdigital.

“Kami juga akan terus dikembangkan secara berkala dengan mengikuti perkembangan dunia digital. Keberadaan kegiatan-kegiatan yang gratis dan terbuka luas tersebut diharapkan dapat merealisasikan dan terwujudnya pemanfaatan teknologi secara produktif, aman, beretika, serta berbudaya oleh masyarakat,” jelasnya.

Program Literasi Digital Nasional didukung 110 lembaga dan berbagai komunitas melalui berbagai inisiatif dan kerja konkret agar masyarakat makin cakap memanfaatkan internet untuk kegiatan edukatif dan produktif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper