Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Merger Gojek dan Tokopedia: Ini Rekam Jejak Pendanaan Gojek

Merger Gojek dan Tokopedia menjadi hot topic hari ini. Simak rekam jejak alur pendanaan Gojek sejak 2015 hingga saat ini.
Hanafi Nurmahdi
Hanafi Nurmahdi - Bisnis.com 17 Mei 2021  |  15:32 WIB
Pengemudi ojek online Gojek melintas di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengemudi ojek online Gojek melintas di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek kembali mengembangkan bisnisnya lewat aksi merger dengan PT Tokopedia serta membentuk Grup GoTo.

Merger Gojek dan Tokopedia dilakukan setelah perusahaan teknologi tersebut mendapatkan suntikan dana investasi dari Telkomsel senilai US$300 juta.

Nilai transaksi GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia, diprediksi mencapai US$22 miliar atau setara Rp312,4 triliun (dengan asumsi kurs Rp14.200 per dolar Amerika). Dikutip dari keterangan resmi, total transaksi atau Total Gross Transaction Value (GTV) secara grup (Gojek dan Tokopedia) lebih dari US$22 miliar pada 2020.

Sepanjang 2020, Gojek diketahui juga melebarkan sayapnya ke berbagai bisnis perusahaan. Pada Februari 2021, Gojek membeli 4,3 persen saham Bluebird dengan estimasi nilai investasi Rp410 miliar.

Selang dua bulan kemudian, pada April 2020 Gojek mengakuisisi penuh Moka (perusahaan start up SaaS) dengan estimasi nilai investasi Rp2 triliun. Pada Desember 2020, Gojek juga membeli 22 persen saham Bank Jago dengan nilai investasi Rp2,78 triliun

Berikut Rekam jejak pendanaan Gojek dengan daftar investor blue-chip yang dikompilasi dari berbagai sumber:

Seri A
• Agustus 2015: US$200-500 juta Sequoia Capital India dan Formation Group

Seri B
• Oktober 2015: US$26 juta Sequoia Capital India, Openspace Ventures, dan DST Global
• April 2016: US$550 juta KKP, Warburg, Ferrera, dan Capital Group Private Market

Seri C
• April 2016: US$170 juta Rakuten Capital dan Openspace Ventures
• 2017: US$150 juta Tencent

Seri D
• Januari 2018: US$1,5 Miliar Astra International, BlackRock, blibli.com, Google, JD.com, KohlBerg Kravis Roberts & Co, Meituan Dianping, Samsung Ventures, Temasek Holdings, Tencent Holdings, Via-ID, dan Warburg.

Seri E
• Agustus 2017: K3 ventures (tidak diketahui nominal investasi)

Seri F
• Oktober 2018: US$955 juta Allianz, Tencent Holdings, JD.com, dan Google
• Maret 2019: US$100 juta PT Astra International Tbk
• Maret 2020: US$1,2 miliar Mitsubishi Corporations, Mitsubishi Motors, Mitsubishi UFJ Financial Group, dan Visa
• Juni 2020: US$3 Miliar Facebook dan PayPall
• November 2020: US$150 juta PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)
• Mei 2021: US$300 juta PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tokopedia Gojek merger gojek dan tokopedia
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top