Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hadapi Kelangkaan Semikonduktor, Sony Berencana Ubah Desain PS5

Chief Financial Officer Sony Hiroki Totoki mengatakan para pemasok komponen PS5 termasuk perusahaan semikonduktor TSMC telah berencana memproduksi desain baru untuk PS5.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 08 Mei 2021  |  19:01 WIB
Sony PlayStation 5 - Bloomberg
Sony PlayStation 5 - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pengembang gim, Sony dikabarkan memiliki rencana untuk merubah desain PS5.

Dikutip melalui DigiTimes, Chief Financial Officer Sony Hiroki Totoki mengatakan para pemasok komponen PS5 termasuk perusahaan semikonduktor TSMC telah berencana memproduksi desain baru untuk PS5. Bocorannya, rilis PS5 versi baru adalah antara kuartal II atau kuartal III pada 2022.

“Hal yang melatarbelakangi rencana perubahan desain PS5 adalah tingginya permintaan pembelian perangkat ini,” ujarnya seperti dikutip Bisnis, Sabtu (8/5/2021).

Namun, tingginya permintaan ini sendiri tidak diimbangi dengan kemampuan Sony dan para supplier dalam memproduksi PS5, yang mana salah satu kendalanya terkait dengan sulitnya bahan material dan desain perangkat tersebut.

Sekadar catatan, Sony baru bisa menjual sebanyak 7,8 juta unit PS5 yang dirasa masih belum bisa memenuhi target penjualan di tahun perilisan kedua.

Maka dari itu, salah satu langkah Sony untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan merubah desain PS5.

"Kami bisa saja menemukan sumber daya kedua untuk semikonduktor atau dengan mengubah desain, [untuk] mengatasi kelangkaan semikonduktor," katanya.

Dikutip dari Tom's Guide, kemungkinan versi baru PS5 ini hanya akan menyegarkan komponen bagian dalam sehingga tidak ada perubahan desain luar yang signifikan.

Presiden dan CEO Sony Interactive Entertainment Jim Ryan menegaskan perusahaannya terus bekerja keras untuk menyelesaikan masalah produksi PS5 terkait kurangnya komponen di masa pandemi Corona.

"Permintaan PS5 lebih besar dari yang kami perkirakan. Itulah kenapa, bersama dengan permasalahan rantai suplai, mengakibatkan stok lebih rendah dari yang kami prediksi," kata dia


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

playstation sony game
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top