Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IBM Klaim Telah Buat Chip 2nm Pertama di Dunia

Perusahaan perangkat keras dan perangkat lunak komputer asal Amerika Serikat, IBM mengklaim sudah membuat chip 2nm pertama di dunia.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 08 Mei 2021  |  14:48 WIB
Logo IBM - Reuters
Logo IBM - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan perangkat keras dan perangkat lunak komputer asal Amerika Serikat, International Business Machine Corp. (IBM) mengklaim telah membuat chip dengan fabrikasi 2nm pertama di dunia.

Dikutip melalui Engadget, material ini dikatakan bisa membenamkan lebih dari 50 juta transistor ke dalam chip berukuran seujung jari manusia dan dijanjikan punya 45 persen performa lebih tinggi dibandingkan engan chip berbasis 7nm dengan konsumsi daya 75 persen lebih rendah.

Perangkat mobile dengan chip berbasis 2nm bisa punya daya tahan baterai empat kali lebih lama dibanding chip 7nm. Menurut IBM, perangkat seperti mungkin nantinya hanya perlu diisi dayanya setiap empat hari sekali.

Tidak hanya itu, laptop juga bisa mendapatkan keuntungan dari chip 2nm yang jauh lebih cepat dan kendaraan otonom yang lebih responsif dan lebih cepat.

IBM mengatakan banyak aspek lain yang bisa mendapatkan keuntungan dari chip 2nm, seperti efisiensi pangkalan data, eksplorasi ruang angkasa, kecerdasan buatan, komputasi kuantum, dan lainnya.

Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan prosesor IBM 2nm akan tersedia di perangkat konsumen. Karena pembuatan chip 2nm dan produksi massal adalah dua hal, tetapi kesulitannya sangat berbeda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ibm semikonduktor chipset
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top