Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelaku e-Commerce Pelajari Dampak Subsidi Ongkir

Sejumlah pelaku e-commerce mengaku sedang mempelajari dampak dari pelaksanaan subsidi ongkir dari pemerintah terhadap kinerja bisnis.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 13 April 2021  |  02:10 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat logo Tokopedia di Jakarta, Selasa (28/1). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktivitas di dekat logo Tokopedia di Jakarta, Selasa (28/1). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan rintisan berbasis dagang elektronik (e-commerce) menyambut baik kebijakan pemerintah terkait dengan subsidi ongkos kirim (ongkir).

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni mengatakan saat ini perusahaan masih mempelajari rencana pemerintah tersebut serta dampaknya pada bisnis perusahaan, sekaligus secara aktif memberikan masukan kepada pemerintah bersama Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) sebagai asosiasi yang memayungi pelaku usaha.

“Tokopedia di sisi lain selalu mendukung upaya pemerintah untuk mendorong kemajuan industri dan pertumbuhan ekonomi nasional. Praktiknya misal, menghadirkan berbagai inovasi yang mempermudah masyarakat mendapatkan kebutuhan sehari-hari sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis, khususnya UMKM lokal, tidak terkecuali di bulan Ramadan,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Senin (12/4/2021).

VP of Public Relations Blibli Yolanda Nainggolan mengatakan kebijakan tersebut adalah tanda yang positif bahwa pemerintah sudah melihat pentingnya peran e-commerce dalam mendorong ritel dan konsumsi.

“Blibli pun melihat masyarakat mulai lebih optimis menyambut tahun baru ini, termasuk saat Ramadan. Oleh karena itulah, di program bertajuk #HikmahRamadhan, yang berlangsung mulai 12 April—14 Mei, kami menghadirkan penambahan fitur dan layanan yang akan membantu pelanggan untuk lebih menikmati perayaan bulan Ramadan dan juga Lebaran,” katanya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa perusahaan akan mengambil fokus untuk menyediakan penambahan fasilitas dan layanan yang serba lebih kepada pelanggan dan penjual, seperti pengiriman yang lebih cepat dengan fitur 2 hours delivery dan opsi pengiriman lainnya, termasuk Langganan dan Scheduled Delivery.

“Festival #HikmahRamadhan yang berlangsung selama 32 hari penuh dengan kurasi produk yang beragam untuk membantu pelanggan agar lebih hemat dengan berbagai program menarik, seperti Cashback hingga 1 juta rupiah, Exclusive Deals, dan juga Flash Sale di waktu-waktu ramai selama bulan Ramadan,” ujarnya.

Terakhir, Yolanda mengatakan bahwa tentunya perusahaan mengharapkan hasil yang positif dari Ramadan tahun ini melalui rangkaian program dan penambahan fitur yang mereka luncurkan.

“Berkaca dari Ramadan tahun lalu, Blibli mengalami pertumbuhan transaksi 2 kali lipat dibanding transaksi harian, sehingga tahun ini pun kami optimis dapat mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi. Sehingga kami perkirakan adanya kebijakan ini turut memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan transaksi program belanja yang kami adakan,” ujar Yolanda.

Sebelumnya, pemerintah tengah menyiapkan Rp500 miliar untuk subsidi biaya ongkos kirim di Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) saat Lebaran 2021.

Selain Harbolnas dengan subsidi bebas ongkirnya, pemerintah juga mengupayakan bangkitnya ekonomi nasional melalui penyaluran tunjangan hari raya (THR). Perusahaan pun diminta membayarkan THR secara tepat waktu karena pemerintah beranggapan telah memberikan sejumlah insentif usaha.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top