Digitarasa dan GoFood Ungkap Rahasia Sukses Bisnis Kuliner di Platform Digital Kepada Puluhan Pelaku UMKM

Media Digital
Selasa, 6 April 2021 | 11:52 WIB
Foto: Pelatihan Bootcamp Digitarasa
Foto: Pelatihan Bootcamp Digitarasa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Program akselerator startup kuliner Digitarasa, yang didukung oleh GoFood kembali mengadakan pelatihan kepada para pelaku usaha UMKM kuliner untuk dapat go online dan terus bertumbuh dengan memanfaatkan strategi promosi digital yang efektif dalam program Bootcamp Digitarasa.

Digitarasa, yang hadir sejak awal 2020 dan telah sukses melatih puluhan pengusaha UMKM kuliner tersebut, kini hadir kembali ketiga kalinya dengan diikuti 20 pengusaha kuliner anak bangsa.

Head of GoFood & Platform Merchant Marketing Gojek, Felicia Wijaya mengatakan, puluhan pengusaha UMKM kuliner yang mengikuti Digitarasa Batch 3 merupakan peserta yang terpilih dari hampir 3.000 pendaftar dari Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Digitarasa dan GoFood Ungkap Rahasia Sukses Bisnis Kuliner di Platform Digital Kepada Puluhan Pelaku UMKM

Foto: Pelatihan Bootcamp Digitarasa

"Salah satu strategi yang membuat bisnis kuliner kita jauh lebih menarik adalah dengan strategi pemasaran yang baik, termasuk lewat program promosi atau diskon. Apalagi, hampir seluruh pelanggan GoFood memilih berbelanja dari restoran yang menawarkan promosi," ujarnya, Jumat (02/03).

Felicia menerangkan, di GoFood, pihaknya membuka peluang seluas-luasnya bagi mitra usaha yang ingin menjalankan strategi promosi dengan mudah dan efektif.

Pelaku usaha dapat memilih sendiri jenis promosi yang sesuai dengan target bisnisnya, seperti jenis promo ‘menu rekomendasi’, diskon di item menu, diskon total belanja, hingga diskon ongkos kirim.

"Kami mencatat bahwa mitra usaha GoFood yang mengikuti promo mengalami peningkatan penjualan hingga 4 kali lipat dibandingkan dengan yang tidak mengikuti promo," ujarnya.

Selain membuat promosi dengan menawarkan berbagai skema diskon, kata Felicia, mitra usaha dapat mengambil kesempatan untuk terus jadi andalan pelanggan dengan menerapkan strategi rekomendasi menu, dimana mitra usaha menawarkan beberapa menu andalan secara rutin dan konsisten agar menjadi best seller.

 "Saat sudah mulai dikenal, menu best seller tadi bisa dikombinasikan dengan menu baru yang sedang ingin dipromosikan dalam bentuk paket," ujarnya. Di tengah situasi pandemi saat ini di mana sebagian besar pelanggan masih banyak melakukan aktivitas di rumah bersama anggota keluarga, strategi ini pun semakin efektif.

"Tidak kalah penting dan sering kali terlupakan oleh mitra usaha adalah tampilan menu, seperti foto, nama dan deskripsi menu, hingga pengaturan kategori, sehingga bisa memudahkan konsumen dalam melakukan pencarian menu andalan," terangnya.

Hal ini, kata Felicia, cukup sederhana tetapi dapat membuat pelanggan semakin setia membeli dari resto.

Para peserta dari pelaku usaha kuliner anak bangsa ini sedang mengikuti bootcamp yang meliputi beberapa materi, seperti strategi manajemen bisnis F&B bersama CEO Mangkokku, Julius Kartadinata, perencanaan dan pelaporan keuangan dari SVP Kopi Kenangan Rahmad Budiarjo.

Ada juga materi strategi meningkatkan skala bisnis kuliner bersama CEO Kopi Kenangan Edward Tirtanata, seluk beluk dunia kuliner bersama CEO Digitarasa Chef Arnold Poernomo, dan para pelaku bisnis kuliner Tanah Air lainnya.

Setelah Bootcamp, pelatihan dilanjutkan dengan pendampingan atau mentoring terkait pengelolaan bisnis kuliner yang dilakukan secara personal dan terfokus. Kemudian akan ditutup dengan sesi business review untuk menilai kesiapan bisnis kuliner dalam melakukan ekspansi.

Salah satu peserta Digitarasa Batch 3  Andini Kusumawardhani, Pemilik sekaligus Founder WAFWAF mengatakan, kesempatan belajar dari para pembicara hebat serta berbagi pengalaman sesama pengusaha kuliner berbagai daerah di Indonesia sangat membuka matanya.

 Karena selama ini dalam mengembangkan bisnis kuliner, dirinya hanya fokus pada profit. Walaupun hal itu menjadi tujuan utama dari setiap bisnis, tapi ternyata banyak hal yang bisa digali lebih jauh terkait strategi promosi dan pengembangan bisnis.

"Saya senang para pakar kuliner Indonesia terus fokus mengembangkan industri ini, sehingga kami yang memulai bisnis dari usaha kecil bisa lebih optimis untuk beradaptasi dan bangkit di tengah berbagai tantangan," ujarnya.

Sebelumnya, Digitarasa telah meluluskan 29 pengusaha kuliner di Batch 1 dan Batch 2. Antusiasme para pelaku usaha bergabung di program itu terus meningkat.

Adapun pelaku usaha kuliner yang tertarik untuk bergabung ke program akselerator ini dapat menemukan informasi lebih lanjut melalui website www.digitarasa.id atau akun Instagram @digitarasa_id.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Media Digital
Editor : Media Digital
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper