Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada eSIM, Telkomsel Akan Pakai?

Telkomsel mengatakan eSIM memiliki kelebihan pada dimensi perangkat menjadi lebih kecil, karena kartu SIM yang menyatu dengan perangkat.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 08 Maret 2021  |  10:55 WIB
BTS Telkomsel yang menggunakan sumber energi ramah lingkungan melalui teknologi fuel cell. istimewa
BTS Telkomsel yang menggunakan sumber energi ramah lingkungan melalui teknologi fuel cell. istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mengkaji pemanfaatan teknologi kartu SIM tertanam (embedded SIM/eSIM). Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) tersebut berkomitmen untuk selalu menghadirkan teknologi terbaru di Tanah Air.

Vice President Technology Strategy Telkomsel Indra Mardiatna mengatakan perseroan berkomitmen untuk terus fokus membangun ekosistem perangkat, jaringan dan aplikasi (Device, Network & Application/ DNA) di Indonesia guna mendorong terciptanya masyarakat digital.

Kehadiran perangkat dan aplikasi merupakan hal yang penting, selain jaringan telekomunikasi yang merata dan andal untuk mewujudkan masyarakat digital.

“Kami juga selalu update teknologi terbaru di dunia telekomunikasi, tak terkecuali penerapan teknologi eSIM,” kata Indra kepada Bisnis, Minggu (7/3).  

Indra mengatakan eSIM memiliki kelebihan pada dimensi perangkat menjadi lebih kecil, karena kartu SIM yang menyatu dengan perangkat. Kondisi ini sangat cocok digunakan untuk wearable seperti jam pintar dan kacamata pintar serta perangkat IoT untuk keperluan segmen korporasi dan industri.

Telkomsel saat ini terus melakukan pengkajian atas implementasi teknologi eSIM, terutama dalam memastikan kesiapan ekosistem industri untuk mengadopsi perkembangan teknologi terbaru ini.

“Dalam perkembangan eSIM di Indonesia, Telkomsel juga akan mentaati regulasi atau kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah nantinya,” kata Indra.

Sebelumnya, Forest Interactive menyebutkan pasar eSIM di Asia Pasifik diperkirakan memiliki Tingkat Pertumbuhan Tahunan Gabungan di atas 18,5% pada 2027.

Pertumbuhan ini merupakan yang tercepat dibandingkan dengan wilayah lain. Teknologi ini juga diperkirakan terhubung dengan 2 miliar perangkat pada 2025, yang terdiri dari perangkat ponsel dan IoT.

Adapun eSIM merupakan sebuah inovasi terbaru pada bidang ponsel pintar. Teknologi ini menjadikan slot fisik kartu SIM menjadi tidak ada, dengan demikian pengguna hanya perlu melakukan proses yang cukup singkat untuk mendaftarkan kartu SIM yang hendak digunakan.

Hal ini sangat berguna sekali ketika konsumen bepergian ke luar negeri, karena tidak perlu melakukan bongkar pasang hanya untuk memasukkan kartu SIM.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel telekomunikasi telkom tlkm sim card
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top