Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Domain Lokal Belum Urgensi, Ini Kebutuhan UMKM untuk Go Digital

APJII pada tahun lalu telah membuka akses internet di wilayah blank spot lewat program Desa Internet Mandiri 2020.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  21:01 WIB
Ilustrasi transformasi digital - Flickr
Ilustrasi transformasi digital - Flickr

Bisnis.com, JAKARTA – Penggunaan domain lokal dinilai penting untuk mengakselerasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam proses digitalisasi, tetapi belum menjadi urgensi.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza, urgensi saat ini adalah dengan memberikan akses di daerah tanpa jaringan internet (blank spot).

“Untuk mempercepat transformasi digital, seluruh Indonesia harus terlayani internet,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (27/1/2021).

Dia melanjutkan APJII pada tahun lalu telah membuka akses internet di wilayah blank spot lewat program Desa Internet Mandiri 2020. Program ini menyasar desa-desa di luar daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“Sebenarnya target kami tahun ini minimal 20.000 desa sudah terkoneksi kalau pandemi tidak terjadi. Tapi, kami sudah mulai dari sekarang dari daerah-daerah yang memang tidak termasuk daerah 3T,” katanya.

Wilayah yang menjadi sasaran APJII tersebut sebelumnya baru mendapatkan jaringan 2G, salah satunya Jayapura. Kini, seluruh desa di Jayapura sudah terkoneksi.

Selain di Jayapura, Jamalul mengatakan, Desa Internet Mandiri pada 2020 sudah berjalan di Sumatera Barat.

“Ketika seluruh desa sudah memiliki jaringan internet sebagai infrastruktur penunjang. Digitalisasi UMKM yang digenjot dengan domain .id mampu mengakselerasi para pelaku untuk menjangkau pasar dalam lingkup global,” tutur Izza. 

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menyebutkan mencapai kinerja positif sepanjang tahun lalu, di mana mereka mencapai jumlah nama domain yang terdaftar sebanyak 486.814 nama domain atau naik sebanyak 133.909 atau 37,94 persen nama domain dari 2019 dengan 352.905 nama domain.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm digitalisasi
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top