Tuai Kritik, Sony Tarik Game Cyberpunk 2077 dari PlayStation Store

Aprianto Cahyo Nugroho
Jumat, 18 Desember 2020 | 13:34 WIB
Video game Cyberpunk 2077/Bloomberg
Video game Cyberpunk 2077/Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, Sony Corp. menarik video game Cyberpunk 2077 dari PlayStation Store dan menawarkan refund penuh bagi siapa saja yang membeli.

Langkah ini dilakukan setelah banyak pembeli mengaku kecewa akibat adanya bug yang mengganggu pada salah satu game unggulan yang dikembangkan CD Projekt SA tersebut.

Setelah memulai debutnya pada 10 Desember, menyusul sejumlah penundaan jadwal rilis sebelumnya, Cyberpunk 2077 menuai kritik keras di dunia maya karena pemain frustrasi dengan kinerjanya yang buruk.

Pengembang dame yang terkenal dengan The Witcher 3 di tahun 2015telah menawarkan pengembalian uang kepada pemain yang kecewa, tetapi Sony melangkah lebih jauh dengan menghapus sepenuhnya permainan dari tokonya.

Cyberpunk menampilkan bintang Hollywood Keanu Reeves sebagai karakter dalam game dan telah menggunakan aktor tersebut sebagai duta yang paling terlihat dalam persiapan peluncurannya.

“SIE berupaya keras untuk memastikan kepuasan pelanggan, dan kami akan mulai menawarkan pengembalian dana penuh untuk semua gamer yang telah membeli Cyberpunk 2077 melalui PlayStation Store dan menginginkan pengembalian dana,” ujar Sony di akun Twitter-nya @AskPlayStation, Jumat (18/12/2020).

Saham CD Projekt anjlok lebih dari 30 persen selama enam hari perdagangan. Pada hari Senin, pengembang memposting pesan di Twitter yang mengatakan bahwa mereka seharusnya lebih memperhatikan untuk membuatnya lebih baik di PlayStation 4 dan Xbox One..

Namun perusahaan belum menyetujui tawaran pengembalian dana dengan produsen konsol Sony atau Microsoft Corp., karena keduanya memiliki kebijakan pengembalian uang yang ketat.

Minggu ini, banyak pemain yang meminta pengembalian dana mendapati diri mereka kurang beruntung.

Penarikan game dari etalase digital setelah dirilis sangat jarang terjadi. Sebelumnya, Final Fantasy XIV dari Square Enix Holdings Co., yang dibuat offline untuk perbaikan setelah peluncurannya pada tahun 2010. Sementara itu, Crucible dari Amazon.com Inc., ditarik dari toko PC awal tahun ini, namun kemudian dibatalkan.

Pengembang Cyberpunk menghadapi tekanan publik yang kuat untuk mengeluarkan game tersebut tahun ini, yang meningkat hingga ancaman kematian terhadap Desainer Game Senior Andrzej Zawadzki tweet pada bulan Oktober.

Di bulan-bulan terakhir menjelang rilis, pengembang menerapkan kerja enam hari sepekan untuk memacu perilisan game ini, yang melanggar janji pimpinan CD Projekt sebelumnya bahwa perusahaan akan menghindari penerapan kerja lembur.

Perusahaan tersebut mengatakan akan terus bekerja untuk memperbaiki masalah yang dihadapi para pemain di Cyberpunk 2077. Game blockbuster sebelumnya, The Witcher 3, mendapat peningkatan secara drastis setelah dirilis berkat patch yang dirilis.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Sumber : Bloomberg
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper