Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

China dan AS Memanas, Startup Indonesia Makin Dilirik?

Akademisi menilai situasi China dan AS yang memanas bisa berdampak positif terhadap startup Indonesia.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  17:24 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bersama Presiden China Xi Jinping dalam sebuah pertemuan di Beijing, China, Kamis (9/11/2017). - Reuters/Damir Sagolj
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bersama Presiden China Xi Jinping dalam sebuah pertemuan di Beijing, China, Kamis (9/11/2017). - Reuters/Damir Sagolj

Bisnis.com, JAKARTA - Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan China yang terus memanas dinilai berdampak pada ekosistem teknologi global.

Koordinator Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Dianta Sebayang mengatakan bahwa saat ini ketegangan tersebut mendorong pengalihan investasi dari kedua negara ke startup Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Dia mengatakan bahwa Indonesia menjadi alasan pengalihan lantaran potensi dari jumlah pengguna internet dan nilai ekonomi digital Tanah Air cukup besar.

“Nilai ekonomi digital, baik dari sisi GDP, pangsa pasar memang yang menarik bagi investor, terutama investor dari AS dan China, sebagai pemain ekonomi digital terbesar. Namun, yang harus diantisipasi adalah jangan sampai kita hanya menjadi penonton menjadi di negeri sendiri,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Jumat (4/12/2020).

Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJII), pengguna internet Indonesia mengalami kenaikan pengguna, yakni sebesar 8,9 persen atau dari 171,2 juta pada 2018 menjadi 196,7 juta per kuartal II 2020.

Sementara itu, menurut laporan Google, Temasek, dan Bain and Company bertajuk ‘e-Conomy SEA 2020’ nilai ekonomi berbasis internet di Asia Tenggara mencapai US$105 miliar (sekitar Rp1.475 triliun) pada 2020. Adapun, Indonesia menyumbang hingga US$44 miliar (sekitar Rp619 triliun).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china amerika serikat StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top