Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tri Indonesia: Layanan Data Seluler Lebih Aman

Tri Indonesia menilai layanan data internet dari operator seluler lebih aman dibandingkan dengan rnfixed broadband.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 09 November 2020  |  19:23 WIB
Dua orang membuka laman Google dan aplikasi Facebook melalui gawainya di Jakarta, Jumat (12/4/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Dua orang membuka laman Google dan aplikasi Facebook melalui gawainya di Jakarta, Jumat (12/4/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Penetrasi layanan internet memberi dampak signifikan terhadap lalu lintas data operator seluler. Meski demikian, operator memastikan bahwa layanan seluler memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh fixed broadband.

Wakil Presiden Direktur PT Hutchison 3 Indonesia, Danny Buldansyah mengatakan secara kuartal, lalu lintas data 3 Indonesia tumbuh melandai sekitar satu digit pada kuartal III/2020. Danny tidak menyebutkan secara detail jumlah lalu lintas data di perseroan pada 9 bulan pertama 2020.

Dia mengatakan perlambatan pertumbuhan lalu lintas data disebabkan banyak hal seperti keadaan ekonomi dan penetrasi layanan internet tetap yang makin luas. Bagi sejumlah masyarakat dengan kondisi finansial yang baik, cenderung memilih layanan internet tetap dibandingan dengan seluler.

“Secara umum penambahan lalu lintas data melandai. Dahulu orang banyak di luar rumah, sekarang karena di rumah terus beralih ke fixed broadband,” kata Danny kepada Bisnis.com, Senin (9/11/2020).

Meski penetrasi layanan fixed broadband tumbuh, Danny menampik asumsi yang menyebut bahwa layanan seluler hanya digunakan sebagai pelapis atau saat bepergian saja. Adapun, dari aspek keamanan, jaringan seluler lebih aman dan terjaga dibandingkan dengan jaringan layanan internet tetap.

“Kalau pakai WiFi kan bisa terlihat seluruh aktivitas pengguna di internet. Kalau seluler lebih terjamin. Kedua, kualitas WiFi terkadang lebih jelek dari seluler,” kata Danny.

Adapun mengenai dampak dari program pembelajaran jarak jauh (PJJ), kata Danny, memberi dampak signifikan dari sisi pertumbuhan jumlah pelanggan, namun tidak untuk lalu lintas data.

Dia mengatakan mayoritas pengguna baru operator yang berasal dari PJJ, baru menggunakan layanan operator pada akhir September atau awal Oktober 2020. Penggunaan layanan data mereka pun masuk pada catatan kuartal IV/2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top