Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IPhone 12 Diproyeksi jadi Ponsel Sejuta Umat Selanjutnya. Kok Bisa?

Sejauh ini pemegang rekor ponsel Apple terlaris adalah iPhone 6 dan 6 Plus dengan perkiraan pengiriman 222,4 juta unit.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 29 Oktober 2020  |  13:27 WIB
Foto iPhone 12 Pro yang ditampilkan pada layar Macbook Pro. - Bloomberg
Foto iPhone 12 Pro yang ditampilkan pada layar Macbook Pro. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan teknologi multinasional, Apple Inc tengah meningkatkan jumlah produksi iPhone 12 hingga dua juta unit lantaran tingginya permintaan dari masyarakat.

Dikutip melalui GSM Arena Apple telah menghubungi mitra supply chain mereka untuk meningkatkan jumlah produksi di beberapa negara.

Alasan tingginya permintaan dari ponsel pintar besutan Apple tersebut, lantaran iPhone 12 memiliki daya jual yang menarik minat konsumen seperti layar OLED hingga konektivitas 5G di seluruh model iPhone 12.

Berdasarkan laporan dari Cinda Securities, mereka memprediksi bahwa permintaan iPhone 12 bisa mencapai 80—85 juta unit dan pengiriman iPhone 12 ke seluruh dunia pada 2021 bisa mencapai 230—240 juta unit.

Adapun bila hitungan tersebut tepat, maka bisa dikatakan lini iPhone 12 akan menjadi smartphone iPhone terlaris dalam sejarah.

Sekadar catatan, sejauh ini pemegang rekor adalah iPhone 6 dan 6 Plus dengan perkiraan pengiriman 222,4 juta unit.

Analis kenamaan yang dekat dengan Apple, Ming Chi Kuo juga memperkirakan bahwa pemesanan awal untuk iPhone 12 dan 12 Pro adalah sebanyak 7—9 juta unit dan menyumbang sebanyak 60-70 persen dari total penjualan seri iPhone 12.

Sementara itu, untuk seri iPhone 12 Pro Max dan 12 mini masing-masing akan memberikan sekitar 15-20 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartphone apple iphone iphone 12
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top