Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Secara Bertahap, Malaysia Akhiri Layanan 3G Sebelum 2022

Fase pertama, Malaysia akan memperluas 4G, dari 91,8 persen menjadi 96,9 persen di kawasan berpenduduk serta memberi akses berkecepatan gigabit bagi masyarakat di 7,5 juta lokasi
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 September 2020  |  07:19 WIB
Bendera Malaysia di pusat bisnis Kuala Lumpur,/Bloomberg - Joshua Paul
Bendera Malaysia di pusat bisnis Kuala Lumpur,/Bloomberg - Joshua Paul

Bisnis.com, KUALA LUMPUR — Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan bahwa Malaysia akan menghentikan layanan telekomunikasi 3G secara bertahap hingga akhir 2021.

"Rangkaian 3G akan ditamatkan secara bertahap hingga akhir 2021 guna memantapkan rangkaian 4G serta memperkukuh rangkaian 5G. Fase kedua, yaitu peralihan kepada rangkaian 5G, akan menyusul selepas tamatnya fase pertama," katanya, Rabu (16/9/2020) malam.

Muhyiddin mengatakan bahwa pemerintah federal juga senantiasa memberian keutamaan kepada pembangunan Sabah dan Sarawak.

"Baru-baru ini saya telah mengumumkan program infrastruktur digital yaitu Jalinan Digital Negara atau Jendela yang akan dimasukkan dalam Program Malaysia Ke-12," katanya.

Program tersebut, ujar Muhyiddin, termasuk untuk penduduk di Sabah dan Sarawak yang sebagian besar agak ketinggalan menyangkut akses ke pencapaian internet berkecepatan tinggi.

Fase pertama, pemerintah akan memperluas 4G, dari 91,8 persen menjadi 96,9 persen di kawasan berpenduduk serta memberi akses berkecepatan gigabit bagi masyarakat di 7,5 juta lokasi.

"Di Sabah, sebanyak 35 menara baru dan 1.048 alat pemancar komunikasi akan dinaikkan secara komersial untuk meningkatkan liputan 4G. Di Sarawak pula, sebanyak 49 menara baru dan 825 alat pemancar komunikasi juga akan dinaikkan secara komersial," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

3g

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top