Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Digitalisasi Pembayaran, Ayoconnect Gandeng 92 Pemda

Ayoconnect mengaku sudah menjalin kemitraan dengan 92 pemda yang menjadikan digitalisasi pembayaran sebagai agenda prioritas mereka.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  14:30 WIB
Aparatur Sipil Negara (ASN) Bagian umum Sekretariat Pemerintah Kota Banda Aceh kembali beraktivitas pada hari pertama masuk kerja di Banda Aceh, Aceh, Senin (10/6/2019). - ANTARA/Irwansyah Putra
Aparatur Sipil Negara (ASN) Bagian umum Sekretariat Pemerintah Kota Banda Aceh kembali beraktivitas pada hari pertama masuk kerja di Banda Aceh, Aceh, Senin (10/6/2019). - ANTARA/Irwansyah Putra

Bisnis.com, JAKARTA – Meningkatnya pemahaman pemerintah daerah akan digital menjadi peluang pertumbuhan bagi perusahaan rintisan teknologi untuk masuk ke pasar pemerintah dan membantu mereka berkembang.

Co-Founder & COO of Ayoconnect Chiragh Kirpalani mengatakan pemerintah daerah (pemda) memiliki visi yang baik dengan digitalisasi serta sudah menjadikan digitalisasi pembayaran sebagai agenda prioritas mereka.

Untuk mendorong penetrasi Ayoconnect di pemerintah daerah, kata Chiragh, perseroan meluncurkan solusi yang memungkinkan pemerintah daerah menerima pembayaran pajak dari warganya dengan lebih cepat. Solusi tersebut baru saja diluncurkan pada bulan ini dan mendapat respons positif dari puluhan pemerintah kabupaten/kota.

“Ayoconnect baru saja bermitra dengan pemerintah daerah untuk menangani pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Kendaran Bermotor [PKB] di 92 kabupaten dan kota," kata Chiragh kepada Bisnis.com, Rabu (26/8/2020).

Dia mengakui meski solusi yang diberikan mendapat respons positif, untuk masuk ke pasar pemerintah terdapat sejumlah tantangan. Pemerintah daerah umumnya tidak tahu harus memulai dari mana dan siapa mitra yang tepat untuk menjalankan agenda digitalisasi.

Beberapa pemerintah daerah bahkan menghabiskan anggaran lebih besar dari yang diperlukan untuk membangun teknologi yang dibutuhkan.

“Padahal perusahaan seperti Ayoconnect sudah memiliki infrastruktur eksisting yang sudah siap untuk menjalankan agenda digitalisasi tersebut dalam waktu singkat,” kata Chiragh.

Chiragh mengungkapkan perseroan pada tahun ini dalam jalur mengejar target transaksi pembayaran senilai Rp100 triliun per tahun melalui jaringan Ayoconnect.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemda StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top