Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ilmuwan Gunakan Rumus Matematika Prediksi Terjadinya Gempa, Bisakah?

Dalam makalah mereka yang diterbitkan dalam Journal of Geophysical Research: Solid Earth, kelompok tersebut menjelaskan menerjemahkan pergerakan jenis batuan tertentu ke persamaan matematika, yang mengarah pada penciptaan formula prediksi. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  14:19 WIB
Ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah tim peneliti di Lyell Centre di Edinburgh, tengah mengembangkan cara  pakai rumus matematika untuk  memprediksi kapan gempa bumi akan terjadi. 

Dalam makalah mereka yang diterbitkan dalam Journal of Geophysical Research: Solid Earth, kelompok tersebut menjelaskan menerjemahkan pergerakan jenis batuan tertentu ke persamaan matematika, yang mengarah pada penciptaan formula prediksi. 

Banyak waktu dan upaya telah dihabiskan selama beberapa dekade terakhir mencoba untuk mencari cara untuk memprediksi kapan gempa bumi besar akan melanda, tetapi sampai saat ini, upaya-upaya seperti itu tidak berhasil. 

Dalam upaya baru ini, para peneliti telah mengambil pendekatan lain untuk masalah ini: menggunakan matematika. Para peneliti memulai upaya mereka dengan bukti bahwa jenis batu tertentu memainkan peran kunci dalam gempa bumi. Mereka membentuk kelompok yang disebut filosilikat, dan mereka terbentuk dalam lembaran atau lempengan. 

Gempa bumi terjadi, menurut teori itu, ketika bebatuan seperti itu meluncur satu sama lain. Para peneliti mencatat bahwa kekuatan gesekan adalah faktor penting dalam selip semacam itu.

Ini didefinisikan sebagai gaya yang diperlukan untuk mendorong salah satu lembaran terhadap lembaran lain. Dan kekuatan gesekan adalah sesuatu yang bisa dihitung. Untuk menghasilkan perhitungan yang bermanfaat, para peneliti mempelajari banyak sampel phyllosilicate dan cara mereka berinteraksi satu sama lain dalam kondisi yang berbeda. 

Mereka menggunakan apa yang mereka pelajari untuk mengembangkan persamaan yang akan menggambarkan perilaku batuan di bawah tanah, di mana mereka tidak bisa diuji secara langsung. 

Selanjutnya, mereka diperhitungkan dalam variabel lain seperti tingkat kelembaban, gerakan patahan dan kecepatan di mana tanah dapat bergerak di zona patahan. Setelah banyak bekerja dengan persamaan, para peneliti mengembangkan formula yang mereka yakini dapat digunakan dalam situasi dunia nyata untuk memprediksi kapan gempa bumi mungkin terjadi di lokasi tertentu. 

Para peneliti menunjukkan bahwa formula mereka masih dalam proses, mencatat bahwa para ilmuwan masih mencari cara bagaimana filosilikat berperilaku di bawah skenario yang berbeda. Sebagai salah satu contoh, mereka mencatat bahwa di beberapa tempat yang tidak biasa, phyllosilicates dapat benar-benar menghalangi terjadinya gempa bumi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa matematika
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top