Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siemens Gandeng Salesforce Kembangkan Teknologi Kantor Pintar

Siemens dan Salesforce menggabungkan berbagai aplikasi miliknya dan dikolaborasikan untuk menciptakan teknologi kantor pintar.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  12:45 WIB
Ilustrasi kantor Siemens.  - Istimewa
Ilustrasi kantor Siemens. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan teknologi, Siemens dan Salesforce mengumumkan kemitraan strategis untuk mengembangkan rangkaian teknologi baru dalam mendukung perusahaan di berbagai negara untuk kembali bekerja di kantor dengan aman.

Roland Busch, Wakil CEO dan Anggota Dewan Pengelola Siemens AG menjelaskan bahwa kemitraan ini akan menggabungkan Work.com dari Salesforce, yang didukung oleh Customer 360, dan solusi Smart Infrastructure dari Siemens, seperti Comfy dan Enlighted, untuk mengatur proses kerja, karyawan dan hal-hal penting lainnya guna menciptakan sebuah tempat kerja yang aman dan terhubung di masa depan.

“Kembalinya karyawan ke tempat kerja dengan aman merupakan sebuah tantangan global, dan sangat penting bagi perusahaan untuk melindungi karyawan mereka untuk membangun keyakinan dan kepercayaan,” ungkapnya lewat rilis resminya, Selasa, (30/6).

Teknologi tersebut bernama touchless office dengan mencakup sistem manajemen hunian yang memungkinkan karyawan untuk memesan ruang konferensi atau meja kerja melalui aplikasi Comfy

Selain itu, dengan memanfaatkan data hunian dan lokasi yang disediakan oleh Enlighted dan dikumpulkan dalam Comfy, termasuk check-in karyawan dan pemesanan meja kerja dan ruangan, maka perusahaan akan dapat memperluas penelusuran kontak mereka secara manual di Work.com.

"Teknologi ini akan memungkinkan tanggap darurat yang lebih cepat dan lebih akurat. Penelusuran kontak akan menjadi solusi opt-in untuk menghormati privasi pengguna," ujarnya.

Siemens berencana untuk melibatkan teknologi dari portofolio Smart Infrastructure, termasuk perusahaan solusi IoT Enlighted dan teknologi tempat kerja Comfy. Data dikumpulkan beberapa kali per detik oleh sensor pintar yang tersambung ke cloud dari Enlighted.

Selain itu, dia meyakini bahwa platform Building IoT dari Enlighted menciptakan 'sistem sensorik' di seluruh gedung, sehingga dapat memberikan wawasan dan analitik secara real-time tentang bagaimana bangunan itu digunakan, dan menyediakan layanan hunian dan lokasi untuk orang dan aset.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa terdapat solusi Safe Workplace dari Comfy yang menampilkan aplikasi employee-facing untuk memungkinkan perusahaan membuat karyawan selalu terinformasi dan produktif, sambil menyediakan ruang kerja yang aman dan sesuai dengan peraturan setempat.

“Karyawan dapat melihat dan memesan meja kerja dan ruang pertemuan yang mematuhi panduan social distancing secara real-time, mencari dan menavigasi ke fasilitas kesehatan dan keselamatan dan meminta layanan seperti sanitasi,” jelasnya.

Selain itu, terdapat Comfy Insights menawarkan kepada perusahaan dasbor analitik untuk lebih memahami bagaimana kantor digunakan, menginformasikan strategi yang lebih cerdas dan berbasis data untuk tempat kerja di masa depan.

Presiden dan Chief Strategy Officer, Salesforce Alex Dayon pun mengatakan bahwa saat ini organisasi di seluruh dunia mulai menata kembali cara bekerja di masa depan, dengan menempatkan kesehatan dan keselamatan karyawan di dalam proses transformasi digital perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

siemens salesforce
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top