Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diprediksi Moncer, Kesepakatan di Tiga Sektor Startup Ini Justru Minim

Perusahaan rintisan (startup) di sektor-sektor kesehatan, pangan, dan teknologi hijau (green tech) di Tanah Air berada di level terendah dalam urutan 10 besar kesepakatan dan nilai investasi selama kuartal I/2020.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  19:16 WIB
Ilustrasi startup. / ANTARA (Maxpixel)
Ilustrasi startup. / ANTARA (Maxpixel)

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan rintisan (startup) di sektor-sektor kesehatan, pangan, dan teknologi hijau (green tech) di Tanah Air berada di level terendah dalam urutan 10 besar kesepakatan dan nilai investasi selama kuartal I/2020. Padahal, sektor-sektor tersebut diprediksi bakal moncer di selama wabah virus corona terjadi.

Berdasarkan laporan Dealstreet Asia berjudul Southeast Asia Deal Review: Q1 2020, ketiga sektor tersebut masing-masing hanya melakukan satu kesepakatan dengan total nilai investasi US$5,2 juta di sepanjang kuartal pertama 2020 tersebut. .

Investment Associate Ideosource Venture Eldo Wana Kusuma mengatakan praktik belanja secara daring di semua jenis barang dan jasa belum menjadi kebiasaan masyarakat sebelum pandemi virus corona (Covid-19).

"Sebelum Covid-19 praktek seperti ini [belanja daring] dinilai agak tidak lazim," ujar Eldo kepada Bisnis.com, Selasa (2/6/2020).

Namun, Eldo memperkirakan Covid-19 akan membentuk kebiasaan baru di mana masyarakat cenderung lebih senang berbelanja secara daring. Hal tersebut diyakini oleh Eldo akan mendongkrak pendanaan terhadap vertikal bisnis di sektor kesehatan, pangan, dan teknologi hijau ke depannya.

"Hal tersebut memengaruhi distribusi akhir produk-produk pertanian. Sebelumnya, konsumen harus datang ke pasar swalayan atau ritel modern. Ke depannya, sistem pesan dan antar bakal jadi tren terbaru," lanjut Eldo.

Adapun, jumlah kesepakatan dan nilai kesepakatan yang diraup oleh ketiga sektor tersebut berbanding terbalik dengan sektor dagang-el dan edukasi yang berhasil melakukan 14 kesepakatan dengan total nilai investasi mencapai US$33,2 juta di periode yang sama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan pangan StartUp covid-19
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top