Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Drone Jadi Solusi Logistik di Amerika Serikat

Kehadiran drone dijadikan solusi bagi proses pengiriman logistik di AS, terutama untuk produk alat kesehatan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  14:43 WIB
Top Flight Technologies berspesialisasi dalam sistem tenaga listrik hibrida dan teknologi otonom sepenuhnya untuk UAV.  - HYUNDAI
Top Flight Technologies berspesialisasi dalam sistem tenaga listrik hibrida dan teknologi otonom sepenuhnya untuk UAV. - HYUNDAI

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Zipline memanfaatkan drone untuk memperkuat pengiriman logistik berupa kebutuhan medis dan alat pelindung diri ke rumah sakit.

Dikutip dari The Verge, Rabu (27/5/2020) pengiriman itu salah satunya dilakukan di Novant Health Medical Center di Charlotte, North Carolina. Adapun pengiriman ini sepenuhnya dilakukan tanpa kontak fisik.

CEO Zipline Keller Rinaudo mengatakan bahwa ini adalah operasi logistik drone darurat pertama untuk membantu rumah sakit menanggapi pandemi Covid-19 dan juga layanan pengiriman drone jarak jauh yang telah disetujui di Amerika Serikat (AS).

"Kami kemungkinan akan bertarung dalam jangka panjang melawan Covid-19. Menggunakan drone untuk mengirimkan logistik tanpa kontak manusua akan menjadi solusinya,” katanya, Rabu, (27/5/2020).

Lebih lanjut, katanya layanan ini telah dimulai dengan mengirimkan persediaan ke pusat kesehatan Huntersville di Novant Health dari sebuah depot peralatan kesehatan di s Kannapolis, North Carolina.

Setelah drone mencapai tujuan, mereka menjatuhkan persediaan melalui parasut. Dengan demikian rumah sakti tidak memerlukan infrastruktur tambahan untuk menerima pengiriman. Zipline mengatakan drone tersebut dapat mengangkut hampir empat pon kargo dan bergerak dengan kecepatan hingga 80 meter per jam.

Untuk saat ini, Zipline telah diberi persetujuan Federal Aviation Administration (FAA) untuk penerbangan melalui dua rute, dengan perjalanan pulang pergi antara 20 dan 30 mil.

Namun, drone perusahaan memiliki jangkauan total lebih dari 100 mil, yang berarti mereka mampu menjangkau 30 lebih banyak fasilitas Kesehatan Novant, sambil menunggu persetujuan FAA.

Dalam dua tahun ke depan, Novant dan Zipline berharap mendapatkan lampu hijau FAA untuk melayani fasilitas kesehatan dan bahkan rumah pasien sebagai bagian dari layanan komersial penuh.

Zipline dan Novant Health bukan satu-satunya perusahaan yang menggunakan drone untuk mengirim pasokan medis di Amerika Utara.

Baru-baru ini, pada April, UPS dan CVS mulai menggunakan drone M2 Matternet untuk mengirimkan obat resep ke komunitas pensiunan di Florida..

Alphabet's Wing juga saat ini melakukan pengiriman drone di Virginia. Meskipun pengiriman itu terdiri dari barang-barang rumah tangga seperti makanan dan kopi, bukan barang medis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik Drone
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top