Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Zoom Matikan Integrasi Chat dengan Giphy

Platform video conference Zoom mematikan integrasi ke Giphy di fitur mengobrol atau chat.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  14:33 WIB
Aplikasi video conference yang kini banyak digunakan pada periode Work From Home (WFH) -  blog.zoom.us
Aplikasi video conference yang kini banyak digunakan pada periode Work From Home (WFH) - blog.zoom.us

Bisnis.com, JAKARTA - Platform video conference Zoom mematikan integrasi ke Giphy di fitur mengobrol atau chat.

Dilansir dari The Verge pada Selasa (26/5/2020) integrasi tersebut dimatikan sementara dalam rangka penambagan langkah teknis dan keamanan. Alhasil, untuk sementara waktu pengguna Zoom tidak bisa mengungkapkan ekspresinya lewat berbagai emoticon atau sticker seperti biasanya.

"Begitu tambahan langkah teknis dan keamanan sudah dipasang, kami akan menyalakan kembali fitur tersebut," demikian pernyataan Zoom.

Tidak dijelaskan secara spesifik hal apa yang membuat integrasi dengan Giphy di fitur obrolan harus dimatikan sementara waktu.

Namun yang jelas, Integrasi ini diputus setelah beberapa waktu lalu Facebook membeli Giphy senilai 300 juta dolar Amerika Serikat. Saat diakuisisi Facebook, Giphy menyatakan tidak menggunakan "embedded tracking" dan API mereka tidak memiliki akses ke data pengguna.

Platform GIF tersebut kabarnya juga akan diintegrasikan ke Instagram dalam waktu dekat. Zoom memang sedang memperbaiki sejumlah fungsi dan fitur keamanan setelah penggunaannya populer usai pandemi Covid-19 merebak di seluruh dunia.

Fitur tersebut antara lain membatasi fitur berbagi layar (screen sharing), memperbaiki fungsi membisukan (mute), serta melarang masuk ke pertemuan melalui multiperangkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gadget Zoom Video Communications
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top