Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Kota Paling Tertib PSBB Versi Waze

Masyarakat kota Bandung memiliki tingkat ketertiban yang paling tinggi dalam mengurangi aktivitas mengemudi di jalanan, saat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  08:21 WIB
Suasana penutupan Jalan Asia Afrika di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/4/2020). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa
Suasana penutupan Jalan Asia Afrika di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/4/2020). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA – Kota Bandung menjadi kota besar yang dinilai paling taat melakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menurut aplikasi penunjuk jalan, Waze.

Menurut data Waze, sejak PSBB diberlakukan, aktivitas masyarakat untuk mengemudikan kendaraan di Kota Bandung mengalami penurunan hingga 82 persen dari rata-rata sebelum PSBB berlangsung.

"Kami tidak dapat mengomentari perihal ini karena selain data mengenai kota, kami tidak dapat menjangkau secara lebih spesifik demi melindungi privasi pengguna kami. Namun, kami dapat berbagi data dengan Anda yang menunjukkan perubahan persentase mengemudi yang tercatat di jalan di beberapa wilayah utama di Indonesia sejak PSBB," kata Waze Indonesia seperti dikutip dari Antara, Selasa (19/5/2020).

Sementara itu, data Waze juga menyebutkan, pengurangan terbesar kedua aktivitas mengemudi di jalanan terjadi di DKI Jakarta. Daerah yang pertama kali menerapkan PSBB ini mengalami penurunan aktivitas jalanan hingga 76 persen sebelum adanya kebijakan karantina wilayah tersebut.

Selanjutnya, kota lain yang mengalami penurunan aktivitas masyarakat mengemudi di jalanan adalah Surabaya yang turun 76 persen dari periode normal, Tangerang turun 75 persen, dan Bekasi turun 68 persen.

Menurut data Waze, Tangerang Selatan memiliki pengurangan lalu lintas terkecil sejak PSBB diberlakukan, di mana aktivitas mengemudi di jalanan hanya turun 47 persen dibandingkan dengan rata-rata harian sebelum PSBB diterapkan.

Untuk mengukur dampak dan perubahan lalu lintas di jalan selama pandemi Covid-19, Waze telah mengumpulkan data tentang jumlah mil/kilometer yang ditempuh sebagai pengganti metrik jumlah pengguna aktif yang biasa digunakan.

Data Waze menunjukkan bahwa di seluruh dunia, sebagian besar negara, penduduknya telah mengurangi aktivitas mengemudi secara drasts. Secara global, pengguna Waze mengemudi 60 persen kilometer lebih sedikit dibandingkan dengan rata-rata harian pada bulan Februari untuk periode dua minggu (11-25 Februari 2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) waze Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top