Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perusahaan Indonesia Bikin Robot Pembasmi Virus

PT Surgika Alkesindo merilis teknologi robot yang didesain untuk mencegah healthcare-associated infection (HAI) pada setiap fasilitas kesehatan dengan menggunakan metode disinfeksi ultraviolet germicidal irradiation (UVGI).
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 11 Mei 2020  |  12:29 WIB
Petugas medis bersiap memeriksa masyarakat di Michigan Health Professionals Covid-19 melalui fasilitas pengujian di Millennium Medical Group di Farmington Hills, Michigan, Amerika Serikat, Selasa (7/4/2020). Bloomberg - Emily Elconin
Petugas medis bersiap memeriksa masyarakat di Michigan Health Professionals Covid-19 melalui fasilitas pengujian di Millennium Medical Group di Farmington Hills, Michigan, Amerika Serikat, Selasa (7/4/2020). Bloomberg - Emily Elconin

Bisnis.com, BANDUNG – PT Surgika Alkesindo (SA), perusahaan penyedia alat kesehatan, meluncurkan sebuah teknologi disinfeksi peralatan kesehatan yakni Mediland Hyperlight Disinfection Robot.

Adapun, Mediland Hyperlight Disinfection Robot merupakan teknologi robot yang secara spesifik didesain untuk mencegah healthcare-associated infection (HAI)  pada setiap fasilitas kesehatan dengan menggunakan metode disinfeksi ultraviolet germicidal irradiation (UVGI).

HAI adalah penyebaran virus atau bakteri di dalam fasilitas kesehatan. Proses kontaminasi ini terjadi karena virus menempel di peralatan medis seperti alat pelindung diri (APD) yang digunakan oleh tenaga kesehatan.

Metode ini menggunakan sinar ultraviolet gelombang pendek (UVC) untuk membunuh atau menonaktifkan mikro organisme dengan menghancurkan nucleic acids dan mengganggu DNA mereka sehingga menyebabkan mereka tidak dapat melakukan fungsi selular yang vital.

Mediland Hyperlight Disinfection Robot terdiri dari enam lampu amalgam ultra violet (UV) dan teknologi reflektor berputar yang dipatenkan untuk mendistribusikan secara efektif output UVC ke area sekitarnya. Langkah ini digunakan untuk menonaktifkan dan membunuh mikro organisme.

Direktur Utama Surgika Alkesindo, Handy Gunawan, mengutarakan bahwa ancarman yang kontaminasi virus dan bakteri dapat terjadi di mana saja, salah satunya rumah sakit.

Ancaman HAI ini terjadi karena virus atau bakteri menempel pada setiap peralatan kesehatan di rumah sakit maupun klinik.

“Resiko ini dapat membahayakan keselamatan tenaga kesehatan dan juga pasien. Terlebih saat ini di seluruh dunia, dan Indonesia khususnya sedang berpacu dengan waktu mengatasi pandemi Covid-19, strain virus corona yang sangat mudah menular,” kata Handy dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (11/5).

Berdasarkan jurnal kesehatan yang diterbitkan pada Pubmed tahun 20181, The US Center for Disease Control and Prevention (CDC) mengidentifikasi sekitar 1.7 juta pasien dirawat di rumah sakit terpapar infeksi HAI, dan lebih dari 98.000 pasien meninggal karena infeksi ini (satu di antara 17).

Resiko ini meningkat seiring dengan terjadinya pandemi covid-19, di mana keselamatan para tenaga medis sebagai garda terdepan menjadi taruhan. Oleh karenanya, dibutuhkan solusi untuk mengurangi resiko HAI yang efektif membunuh patogen dan juga aman bagi tenaga medis dan pasien.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19, yang disebabkan strain terbaru virus SARS-CoV, SARS-CoV-2, sebuah studi yang diterbitkan pada Journal of Virological Methods 121 (2004) 85 – 91 menyimpulkan bahwa penggunaan UVC selama 15 menit membuat virus SARS sepenuhnya non aktif.

Temuan berikut merupakan bekal yang sangat penting dalam perang melawan Covid-19 saat ini. Menurut Handy  dalam perang melawan Covid-19, pemilik fasilitas kesehatan harus mensterilkan ruang ganti di rumah sakit atau klinik setiap satu jam sekali. Sebab, ruangan tersebut merupakan tempat membuka Alat Pelindung Diri (APD) menjadikannya sangat rentan terjadi infeksi virus dan selain itu jika melepaskan APD dengan cara yang salah juga dapat mengakibatkan virus beterbangan di ruang ganti.

Dalam membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19 penggunaan Mediland Hyperlight Disinfection Robot tidak terbatas pada rumah sakit atau klinik, namun fasilitas umum ataupun kendaraan umum seperti pesawat terbang, MRT, dan bus, serta perkantoran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit robot Virus Corona
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top