Telkomsigma Optimistis Bisnis Komputasi Awan Cerah

Kehadiran PP 71/2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) dinilai dapat memberikan kepastian usaha bagi pelaku bisnis komputasi awan
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 23 Februari 2020  |  23:40 WIB
Telkomsigma Optimistis Bisnis Komputasi Awan Cerah
Portal Cloud berisi layanan-layanan IaaS, SaaS, dan PaaS yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dari pengguna. - Telkomsigma

Bisnis.com, JAKARTA — PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) optimistis setelah terbitnya PP 71/2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) akan merubah peta kompetisi komputasi awan di pasar domestik.

Direktur Delivery & Operation Telkomsigma,I Wayan Sukerta mengatakan Telkomsigma terus berupaya meningkatkan diversifikasi dan kapabilitas layanan komputasi awan guna menghadapi PP 71.

Selain itu, Wayan mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan inkubasi layanan dengan meningkatkan horisontal platform dan vertical solution guna membuktikan bahwa provider lokal dapat bersaing dengan pemain global.

Kemudian, Wayan juga menjelaskan bahwa saat ini Telkomsigma terus berupaya mengembangkan sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kompetensi dan sertifikasi untuk terus mendukung penguatan layanan dan produk Telkomsigma.

“Kami menambah kapabilitas dengan cara meningkatkan diferensiasi layanan cloud, meng-upgrade services quality dan memanfaatkan infrastruktur kami sebagai platform andal yang telah teruji bagi customer yang membutuhkan fasilitas untuk mengoperasikan bisnis berbasis cloud,” terangnya.

Telkomsigma memandang bahwa kebijakan tersebut tentunya menjadi peluang tersendiri bagi pihaknya untuk terus melebarkan sayap bisnis di bidang pusat data, komputasi awan, Informasi dan teknologi (IT) dan pelayanan digital.

“Jelas terlihat, meski terdapat PP 71 ini, pemain global tetap saja rela berinvestasi besar, dan berlomba membangun Data Center di Indonesia. Hal ini terjadi karena, dengan hadirnya pusat data di Indonesia, selain aspek data security, mereka juga ingin memperkecil bandwith dan latency (jeda waktu) yang memiliki beban lebih besar jika data dilempar ke luar negeri,” ujarnya.

Selain itu, Wayan optimis bahwa dengan kekuatan sinergi Telkom Group dalam hal network dan infrastruktur yang tersebar luas di Indonesia, serta pasar yang juga besar, Telkomsigma dapat menjadi pilihan bagi industri secara luas.

Tidak sebatas itu, Wayan menambahkan bahwa pihaknya juga memberikan keunggulan dari segi kualitas dan keamanan infrastruktur teknologi, keamanan lingkungan, juga berikut local support yang siap siaga 24x7 di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pusat data, komputasi awan

Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top