Begini Cara Owlexa Healthcare Sambut Teknologi 4.0

Unit bisnis Lintasarta bidang kesehatan, Owlexa Healthcare mengklaim siap menerapkan teknologi 4.0 dengan cara peningkatan layanan administrasi kesehatan untuk pelanggannya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 September 2019  |  07:13 WIB
Begini Cara Owlexa Healthcare Sambut Teknologi 4.0
Presiden Direktur Lintasarta Arya Damar (kiri) dan Direktur Utama Takaful Keluarga Ronny Ahmad Iskandar. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Unit bisnis Lintasarta bidang kesehatan, Owlexa Healthcare mengklaim siap menerapkan teknologi 4.0 dengan cara peningkatan layanan administrasi kesehatan untuk pelanggannya.

General Manager E-Health Strategic Business Unit Owlexa Indar Siswanto mengatakan pada usianya yang ke-4, Owlexa telah menggandeng lebih dari 3.800 provider di Indonesia.

Hal tersebut, menurut Indar, menunjukkan komitmen Owlexa mendukung pertumbuhan industri kesehatan di Indonesia.

"Owlexa saat ini berperan sebagai Third Party Administration (TPA) dalam memberikan solusi kesehatan sekaligus untuk menjawab kebutuhan perusahaan dalam meningkatkan kualitas dan pelayanan kesehatan terbaik serta andal bagi pesertanya,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Secara terpisah, Senior Manager TPA Product and Customer Services Owlexa, Tri Rahayu menilai bahwa Owlexa telah berhasil menjaga konsistensi dalam memberikan pelayanan administrasi kesehatan dengan cepat, akurat, responsif, dan efisiensi (CARE) sesuai dengan tagline Owlexa.

"Ini salah satu yang membuat Owlexa berbeda adalah bisa memantau dana kesehatan secara realtime melalui web report,” katanya.

Sementara itu, General Manager Strategic and Business Development (SBD) Lintasarta, Moch. Ma’ruf menyampaikan rasa terima kasihnya ke pelanggan, baik rumah sakit, klinik, institusi perusahaan, termasuk kalangan asuransi yang telah percaya menggunakan layanan Owlexa. 

“Owlexa akan terus berupaya memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggannya dengan di dukung oleh sistem dan teknologi yang handal serta sumber daya manusia berpengalaman di bidangnya,” ujarnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan, industri 4.0

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top