KoinWorks Bakal Serap Lulusan Program Digital Talent Scholarship Kemenkominfo

Pesatnya perkembangan pelaku industri teknologi di Indonesia memengaruhi peningkatan kebutuhan perusahaan atas sumber daya manusia berkualitas.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 17 September 2019  |  17:54 WIB

Bisnis.com, JAKARTA —  Pesatnya perkembangan pelaku industri teknologi di Indonesia memengaruhi peningkatan kebutuhan perusahaan atas sumber daya manusia berkualitas.

 Setidaknya lebih dari 992 perusahaan rintisan bidang teknologi berdiri di Indonesia dengan 522 di antaranya berlokasi di Jabodetabek. KoinWorks, sebagai salah satu pemain yang bergerak di bidang tekfin, membutuhkan talenta yang berkualitas khususnya di bidang teknologi.

 Guna menjawab kebutuhan tersebut, KoinWorks bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) resmi melakukan Penandatangan Kerja Sama pada Senin (16/9/2019) di Kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, yang diwakili oleh Benedicto Haryono selaku CEO & Co-Founder KoinWorks, dan  Farida Dwi Cahyarini selaku Ketua Pokja Pasca-Pelatihan Digital Talent Scholarship Kemenkominfo.

 Melalui penandatanganan kerja sama tersebut, KoinWorks akan menyerap SDM melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) yaitu sebuah program beasiswa garapan Kemenkominfo untuk meningkatkan keterampilan SDM terutama di bidang komunikasi dan informatika.

 Tujuannya meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa agar mampu mengembangkan kebutuhan teknologi Indonesia yang dapat bersaing secara global. Lebih jauh, program DTS telah memiliki  1.000 lulusan pada tahun lalu dan pada tahun ini bahkan meningkat hingga 25.000 lulusan.

 Benedicto Haryono selaku CEO & Co-Founder KoinWorks menyatakan pihaknya  sangat antusias dengan adanya kerja sama awal ini, dan berharap dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran.

 “Kami percaya bahwa penerima beasiswa dari program tersebut merupakan talenta terpilih dan berkualitas yang sesuai dengan apa yang dicari dalam perjalanan bisnis kami. Kami juga ingin menjadikan kesempatan dan momen ini untuk dapat bekerja sama dengan Kemenkominfo untuk ikut serta memajukan pendidikan Indonesia yang sejalan dengan salah satu program kami, yaitu KoinPintar,” ujarnya, seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (17/9/2019).

 Dia menambahkan, bergerak di bidang teknologi, KoinWorks tentunya membutuhkan talenta yang dapat bekerja secara dinamis mengingat perkembangan teknologi kian berubah dan berkembang setiap waktunya.

 Di lain sisi, sebuah perusahaan teknologi yang khususnya bergerak di bidang tekfin sebaiknya mampu menguasai tak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga pengetahuannya terhadap perkembangan dunia finansial di era digital sekarang. Berkaitan dengan hal tersebut,

  KoinWorks melihat adanya sebuah peluang dari keberadaan program DTS untuk menciptakan talenta-talenta berkualitas yang sesuai kriteria perusahaan. Fokus di bidang teknologi, KoinWorks mencari talenta berbakat yang bergerak di bidang terkait seperti data scientist, UI/UX, data engineer, dan peran terkait lainnya.

 Selanjutnya, KoinWorks juga berperan untuk berkontribusi dalam penyusunan kurikulum pendidikan skala nasional yang ada kaitannya dengan fintech untuk mensosialisasikan industri tersebut demi terwujudnya finansial literasi di Indonesia.

 Farida Dwi Cahyarini selaku Ketua Pokja Pasca-Pelatihan Digital Talent Scholarship Kemenkominfo menambahkan, kerja sama ini memberikan peluang bagi lulusan DTS terpilih untuk turut berkembang di dunia kerja nyata. KoinWorks sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi yang terus berkembang dan mengutamakan kualitas SDM yang mumpuni demi tercapainya tujuan perusahaan.

 “Hal tersebut yang meyakinkan kami untuk menandatangani perjanjian kerja sama dengan KoinWorks mengingat kami berbagi visi yang sama untuk mengembangkan daya saing SDM di Indonesia,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Koinworks

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top